Ketika Ramadan tiba, pengemis musiman kerap didapati di Banjarbaru. Mereka duduk di tepi jalan, berburu belas kasihan pengguna jalan.
*****
BANJARBARU - Menjamurnya pengemis musiman setiap bulan Ramadan menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan Satpol PP Banjarbaru. Sebab, fenomena ini membuat warga resah.
Menanggapi hal itu, Kepala Satpol PP Banjarbaru, Hidayaturahman mengatakan, mereka telah bersiap mengantisipasi "serbuan" pengemis pada bulan puasa nanti. "Kalau keberadaannya mengganggu kenyamanan masyarakat tentu akan kita tertibkan," ujarnya, Rabu (26/2).
Ia mengakui, jumlah pengemis memang selalu meningkat ketika bulan Ramadan tiba. “Biasanya meningkat, terutama pada awal Ramadan dan setiap hari Jumat,” katanya.
Dayat mengklasifikasi, pengemis tersebut termasuk manusia gerobak, badut jalanan hingga pengamen. "Tindakan nanti dilakukan secara persuasif. Karena bulan Ramadan, kami tak ingin ibadah puasa terganggu saat penertiban. Tapi tanpa mengurangi penerapan Perda,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu warga Karang Anyar, Kelurahan Loktabat Utara, Sari menyampaikan, pengemis masih sering didapati di tepi Jalan Nadjmi Adhani dan Panglima Batur. "Apalagi saat Ramadan, semakin banyak," katanya.
Menurutnya kehadiran pengemis dengan jumlah terlalu banyak malah membuat warga resah. "Karena bisa mengganggu lalu lintas. Semoga masalah ini bisa mendapat solusi yang terbaik untuk diselesaikan," harapnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief