AMUNTAI - Ada 661 relawan pemadam kebakaran dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dimasukkan dalam program penerima BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2025.
Ratusan relawan pemadam kebakaran dan rescue penerima program ini merupakan pemilik kartu anggota redkar dari Kemendagri yang terdata pada 2024 lalu.
Di samping itu, para penerima juga terdata pada aplikasi redkar.
Mereka dibina langsung Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten HSU.
Kepala Bidang Linmas dan Damkar HSU, H Barkat Syahrul Kalam menyampaikan pada tahun ini, ada 661 redkar mendapat program BPJS Ketenagakerjaan.
“Para relawan damkar mempunyai risiko tinggi dalam bertugas. Sehingga perlu menjadi perhatian,” ujarnya mewakili Kadis Satpol PP dan Damkar HSU Asikin Noor, Rabu (15/1/2025).
Bahkan di tahun 2025 ini, relawan yang diikutsertakan dalam BPJS Ketenagakerjaan kemungkinan terus bertambah.
“Anggota baru pemilik KTA redkar, kita usahakan ikut dalam BPJS Ketenagakerjaan di anggaran perubahan 2025 ini,” sampainya.
Barkat menyebut anggota Redkar HSU sebanyak 1.584 orang.
Ribuan relawan ini terdiri dari 132 unit PMK/BPK.
1 unit memiliki jumlah anggota 12 orang, termasuk ketua.
“Kepada Ketua PMK/BPK HSU agar menginstruksikan kepada relawan di satuannya yang belum memiliki KTA agar mendaftar diri melalui aplikasi Redkar,” ajaknya.
Anggota Redkar Kota Amuntai, Awi menyampaikan terima kasih kepada dinas terkait karena diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan pada relawan. Meski relawan sifatnya sosial,” ucapnya singkat.
Editor : Eddy Hardiyanto