AMUNTAI - Proyek Siring Palampitan tepat berada disebelah kiri Jembatan Paliwara jika naik dari Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Murung Sari, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Siring ini dibangun sebagai pelindung lupaan air sungai Negara dan juga mencegah longsor badan sungai ke aliran sungai.
Proyek ini dibawah naungan Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Hulu Sungai Utara, melalui bidang Bina Marga.
Dari pengamatan di lokasi proyek, terlihat badan siring di Palampitan ini, akan segera dilakukan pengecoran.
Proyek siring antisipasi luapan sungai ini menggunakan APBD tahun 2024, senilai Rp 4,5 miliar.
Kepala Dinas PUPR HSU Amos Silitonga, mengatakan, pembagunan siring ini multi fungsi. Selain tanggul pengendali banjir dan longsor, juga menambah estetika Kota Amuntai.
“Saat sungai (Negara) meluap, air masuk lewat celah tunggul yang dulu rusak dan air mengalir ke sekitar desa dekat proyek Siring,” ujarnya pada media ini, Senin (4/11/2024).
Apabila rampung sesuai target pada Desember 2024 mendatang, proyek siring Palampitan ini, mampu mengurangi dampak lupaan air sungai dari Sungai Negara.
“Siring serupa juga telah dibangun di Kelurahan paliwara saat ini sering sudah mampu mengurangi dampak terjadinya longsor tebing sungai,” lengkapnya.
Ini salah satu warga kota mountain menyambut baik pembangunan Siring di desa palampitan.
Sebab selain sebagai tanggul Siring ini juga dapat menjadi lokasi nongkrong sore di sekitar pusat kota Amuntai.
“Adanya Siring Palampitan menambah jumlah Siring di kota ini, seperti Siring Paliwara, Tugu itik Alabio, Siring Abdul Aziz dan siring lainnya di HSU,” terangnya.
Editor : Arif Subekti