Event diperkirakan bakal menarik lebih dari 2.000 peserta.
Kongres VI JKPI akan mengangkat tema 'Menelusuri Pusaka Seribu Sungai' dan bakal diikuti 73 kabupaten/kota anggota JKPI.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kepemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin, Ikhsan Budiman menyampaikan, hingga saat ini sudah 33 daerah yang mengkonfirmasi keikutsertaannya.
Terkini, Ikhsan menyebut kesiapan Banjarmasin sebagai tuan rumah sudah mencapai 90 persen lebih.
"Baik dari kesiapan kepesertaan, penginapan, tempat acara dan materi kegiatan sudah kami siapkan," ucap Ikhsan di Rumah Anno 1925, Siring Pierre Tendean, Banjarmasin Tengah, Minggu (15/9/2024).
Dalam penyelenggaraannya nanti, Kongres VI JKPI di Banjarmasin akan disemarakkan beberapa rangkaian acara.
Mulai dari rakernas dan seminar internasional, expo JKPI, karnaval JKPI, panggung seni budaya, masterclass, ladies program hingga city tour.
"Yang pasti kita akan mengenalkan Banjarmasin kepada para peserta, apalagi soal sungainya sebagai urat nadi kehidupan masyarakat Banjarmasin. Bisa dikataka sungai ini adalah pusaka kita," jelasnya.
Para peserta juga akan diajak berkeliling Banjarmasin untuk melihat budaya, kesenian, dan peninggalan sejarah.
Penyelenggaraan Kongres VI JKPI ini akan menguatkan identitas Banjarmasin sebagai salah satu kota pusaka yang sarat akan nilai budaya.
Diharapkan penyelenggaraan ini akan bermanfaat bagi masyarakat. Mulai dari menghadirkan keramaian hingga mendorong perputaran ekonomi.
"Kita tidak menargetkan berapa besar perputaran uangnya, namun nanti akan terlihat berapa banyak uang yang beredar," terangnya.
Pasalnya, Kongres VI JKPI yang diselenggarakan nantinya bakal berbarengan dengan perayaan Hari Jadi Kota ke-498 tahun.
Dan semua kegiatannya akan terfokus di kawasan Siring Menara Pandang hingga Siring Bekantan, tepian Sungai Martapura
"Jadi akan banyak produk kerajinan dan UMKM yang bisa ditawarkan bagi para pengunjung luar daerah," tutup Ikhsan.
Editor : Muhammad Syarafuddin