Sore yang semarak dan tak biasa di kawasan Jembatan Pulau Bromo. Mereka yang molek dan ganteng menampilkan busana Sasirangan kebanggaan orang Banjar.
****
MODEL perempuan dan pria melenggak-lenggok di atas catwalk Dekrashow II di tepian Sungai Martapura, Banjarmasin Selatan, Sabtu (7/9) sore.
Para model itu adalah Putra dan Putri Sasirangan Banjarmasin. Gaya busana yang mereka kenakan beragam. Dari kasual hingga elegan.
Semuanya hasil kreasi sepuluh desainer lokal: Catherine Ambarsari, Ibnu Hasan, Lisa, Dini, Gendis Medina, Mynicacollection, Muslim, Raisya Lins, Jasymira, dan Uhri.
Sempat terjeda ketika magrib, acara dilangsungkan kembali setelah salat.
Semburat jingga yang tadinya merona hilang ditelan gelapnya malam. Kilauan lampu sorot dinyalakan. Pertunjukan dilamjutkan.
Kali ini, busana dari koleksi pribadi Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan istrinya Siti Wasilah diperagakan. Hasil karya mereka tak hanya memukau, tetapi juga memiliki tujuan mulia: akan dilelang untuk membantu penyintas kanker.
Pejabat pemko dan warga setempat yang menonton bersorak sorai mengiringi langkah setiap model.
Bagi pedagang lokal, acara ini tak hanya tontonan, tetapi juga ajang mencari rezeki.
“Sering-sering saja ada acara begini, supaya jualan kami laku terus,” kata seorang pedagang minuman.
Itulah kemeriahan peragaan busana Sasirangan yang digagas Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Banjarmasin.
"Keren. Desainnya cocok untuk semua usia. Variatif. Bagus dipakai ke mana saja," kata Ketua Dekranasda Banjarmasin, Siti Wasilah saat memuji busana karya desainer lokal.
Dekrashow II meramaikan pembukaan rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-498 tahun.
Ibnu Sina mengaku sengaja memilih Jembatan Pulau Bromo sebagai lokasi acara. "Menegaskan bahwa inilah hasil-hasil kerja pembangunan kami yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Pada kesempatan itu, Ibnu mengajak masyarakat Banjarmasin untuk ikut berpartisipasi meramaikan harjad. "Ayo gotong-royong kita semarakkan. Karena perayaan ini milik seluruh masyarakat," imbaunya.
Rangkaian kegiatan lain sudah disiapkan, dari Banjarmasin Street Food, gebyar diskon toko modern, lomba foto video ucapan harjad, dan lomba foto rangkaian harjad.
Kemudian lomba antar kampung (voli, tenis meja, senam, fun run), haul Sultan Suriansyah, lomba paduan suara, festival tanglong, pekan raya Banjarmasin, ekspo Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Banjarmasin job fair, dan festival budaya islam.
Terakhir pada malam puncak 21 September 2024 ada konser musik yang mengundang Aldi Taher, dan Ifan Seventeen.
Wartawan: Riyad Dafhi
Editor: Syarafuddin