BANJARMASIN - Anggaran sebesar Rp9,4 miliar akan digelontorkan Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kalsel untuk melengkapi sarana dan prasarana jaringan digital di dua Gedung Pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang akan dibangun.
Satu bangunan, masing-masing mendapat jatah sebesar Rp4,7 miliar. Dua bangunan yang melayani proses balik nama kendaraan bermotor ini akan dibangun di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
“Tiap satu gedung Pelayanan BPKB, membutuhkan fasilitas perangkatnya senilai Rp4,7 miliar,” terang Kepala Bappenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil.
Seperti diketahui, saat ini, untuk mengurus BPKB hanya dilayani di Gedung Pelayanan BPKB di Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
Tentu saja, bagi warga yang jauh seperti di Kabupaten Kotabaru atau Kabupaten Tabalong, maupun Kabupaten lainnya, perlu waktu untuk mengurus BPKB. “Pembangunan Gedung Pelayanan BPKB di dua daerah ini, tentu akan memudahkan masyarakat,” tukasnya.
Sisi lain, pembangunan dua gedung Pelayanan BPKB tersebut, maka akan berdampak pada peningkatan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Dengan bakal adanya tiga gedung pelayanan BPKB, pembagian wilayah pelayanannya menjadi semakin luas. Pelayanan BPKB bagi warga Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, dan Barito Kuala dipusatkan di Banjarbaru.
Sementara, bagi warga Banua Anam dan sekitarnya, dilayani di gedung Pelayanan PKB di Pantai Hambawang.
Sedangkan warga pesisir dari Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut, akan dilayani di Batulicin.
“Untuk perangkat jaringan sistemnya, kami (Bappenda Kalsel, red) sokong Rp4,7 miliar per bangunan,” terang Subhan.
Di sektor penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), tahun ini Bappenda ditarget sebesar Rp565 miliar lebih. Sampai triwulan III bulan Juli tadi, dan saat ini sudah terkumpul Rp372 miliar lebih.
“Dengan sarana penunjang yang lebih dekat, kami optimis penerimaan di sektor ini bakal lebih tinggi,” harapnya.
Dibangunnya gedung pelayanan BPKB di Pantai Hambawang, disambut senang Halimi, warga Birayang, Kabupaten HST.
Menurutnya, dengan dibangunnya gedung pelayanan BPKB di Pantai Hambawang, maka dia tak perlu jauh-jauh ke Banjarbaru mengurus balik nama BPKB kendaraan.
“Kadang bahkan tak cukup 1 hari. Saya sebagai pekerja swasta, tak bisa leluasa izin mengurus ini ke kantor,” selorohnya.
Editor : Fauzan Ridhani