Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Paman Birin Apresiasi Ekspose Hasil Kajian Pengembangan Ekonomi Kalsel

Muhammad Helmi • Selasa, 6 Agustus 2024 | 10:35 WIB
SERAH TERIMA: Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar membuka kegiatan yang digelar BPKP Kalsel.
SERAH TERIMA: Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar membuka kegiatan yang digelar BPKP Kalsel.

BANJARBARU - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar membuka secara resmi Ekspose Hasil Kajian Pengembangan Ekonomi Kalimantan Selatan yang diadakan oleh perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel di Gedung KH Idham Chalid Kompleks Perkantoran Gubernur Kalsel Banjarbaru, Senin (5/8) pagi.


Pada kegiatan tersebut, Paman Birin memberikan apresiasi kepada perwakilan BPKP Kalsel atas komitmennya dalam melakukan pengawasan penguatan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan di Kalsel.


Paman Birin menitip pesan bahwa ekpose hasil kajian dari BPKP Kalsel tersebut dapat menjadi panduan bagi Pemprov Kalsel dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk pengembangan ekonomi di daerah.

“Dengan adanya kajian ini, kita memiliki landasan kuat untuk mengambil keputusan dan kebijakan yang tepat sasaran dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan,” ungkapnya.


Menurutnya, struktur ekonomi Kalsel memang masih menunjukkan ketergantungan yang tinggi pada sektor pertambangan dengan kontribusi pada PDRB sebesar 32,02 persen. Ketergantungan tinggi pada sektor pertambangan tersebut membawa potensi risiko yang tidak bisa diabaikan.

“Kita menghadapi ancaman fluktuasi harga komoditas di pasar global. Ketika harga komoditas tambang turun, dampaknya bisa sangat signifikan terhadap perekonomian daerah kita,” ingatnya.“Tentu ada isu keberlanjutan lingkungan hidup yang juga perlu kita perhatikan dengan serius,” tambahnya.

Paman Birin berharap bahwa hasil kajian tersebut dapat menjadi salah satu acuan dan panduan utama bagi semua dalam merumuskan kebijakan-kebijakan yang tepat dan relevan untuk memajukan perekonomian Kalsel.

Baginya, dengan menggunakan LHP dan hasil kajian ini sebagai landasan, pihaknya akan mampu merancang strategi yang lebih terarah dan efektif dalam upaya diversifikasi ekonomi. Hal ini akan membantu seluruh pihak dalam mengoptimalkan potensi sektor-sektor lain, menciptakan lapangan kerja baru, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.


Paman Birin mengharapkan partisipasi aktif dari semua pihak yang hadir dalam acara ini. “Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk terlibat dalam diskusi yang konstruktif. Setiap pemikiran, ide, dan masukan dari saudara-saudara sekalian sangat berharga dalam memperkaya perspektif kita, dan mempertajam strategi yang sudah, sedang, dan akan kita implementasikan,” tegasnya.


Kepala Perwakilan BPKP Kalsel, Ayi Riyanto memaparkan beberapa isu strategis terkait hasil kajian pengembangan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024.
Dalam paparannya, Ayi menyampaikan beberapa penguatan sektor prioritas untuk akselerasi pertumbuhan perekonomian di Kalsel.

Salah satunya adalah penguatan pariwisata, pertanian, dan sektor lainnya. “Kita berharap sektor pertanian ini benar-benar tepat sasaran,” ungkapnya.


Pada ekspose ini diikuti Inspektorat Kalsel, Biro Perekonomian Kalsel, perwakilan BPK Kalsel, Kepala BPS Kalsel, perwakilan BI, DPKP, Bappeda Kalsel, BPSPTPH, Bank Kalsel dan lainnya. (md/Adpim/gr/dye)

Editor : Muhammad Helmi
#Pemprov Kalsel