BARABAI- Torehan tiga kategori penghargaan di bidang pendidikan yang diraih Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tak lepas dari kinerja insan guru yang didukung oleh dinas pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan HST, H Muhammad Anhar menjelaskan para guru telah memberikan yang terbaik untuk dunia pendidikan. Salah satunya dalam transformasi pembelajaran di HST.
"Transformasi pembelajaran kita sangat sesuai dengan kebijakan Kemendikbud Ristek. Kami dibantu advokasi oleh BPMP Kalsel untuk pembelajaran terdigitalisai," ungkapnya.
Hal ini sesuai dengan kebijakan Bupati HST, H Aulia Oktafiandi yang menekankan bahwa investasi pendidikan bukan pada sarana prasarana dulu. Namun lebih kepada peningkatan sumber daya manusia.
"Lebih kepada guru dalam pemanfaatan teknologi. Adaptasi kita dalam pembelajaran menggunakan google workspace for education sangat bagus. Kita terbanyak nomor 2 Nasional memiliki guru yang punya lisensi tersebut," bebernya.
Kadisdik menambahkan target selanjutnya adalah memperbaiki kualitas pembelajaran. Baginya teknologi hanya membantu guru bukan hal utama.
"Tentu gurunya yang utama. Teknologi hanya membantu mendekatkan karakteristik generasi yang serba digital. Jadi belajarnya juga dengan digitalisasi," ungkapnya.
Guru akan lebih fokus kepada keteladanan, makna-makna pembelajaran dan kolaborasi. Ini yang diperlukan oleh anak generasi ke depan.
"Kemampuan berpikir kritis, kerjasama dan bernalar kritis," tutupnya.
Terpisah, Kepala BPMP Kalsel Yuli Haryanto sangat mengapresiasi Kabupaten HST yang sukses menerapkan kurikulum merdeka. Sebab HST selalu mendapat penghargaan dua tahun berturut-turut.
"Setahu saya di pulau kalimantan hanya Kabupaten HST yang mendapat tiga penghargaan sekaligus. Kalau di tingkat provinsi ada Kalsel dan Kaltara," jelasnya.
Yuli juga berterima kasih kepada Bupati HST, H Aulia Oktafiandi karena terus mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
"Kami bangga, ini adalah kerja Kadisdik HST bersama jajaran dan dukungan penuh dari pak bupati yang sangat luar biasa," pungkasnya.
Editor : Arief