Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jemaah Haji Kalsel Wafat di Tanah Suci Bertambah, Kemenag Imbau Jemaah Tidak Memaksakan Diri

Sheilla Farazela • Selasa, 18 Juni 2024 | 07:12 WIB
WAFAT:Jemaah haji asal Kabupaten Tapin atas nama Hj Restina Ahmadsyah Aun (57 tahun) dikabarkan wafat di Mina.(Foto:Kemenag Kalsel untuk Radar Banjarmasin)
WAFAT:Jemaah haji asal Kabupaten Tapin atas nama Hj Restina Ahmadsyah Aun (57 tahun) dikabarkan wafat di Mina.(Foto:Kemenag Kalsel untuk Radar Banjarmasin)

MEKKAH - Satu lagi, jemaah haji Kalsel asal Kabupaten Tapin atas nama Hj Restina Ahmadsyah Aun (57 tahun) yang termasuk dalam kloter 15 dikabarkan wafat pada Senin (17/6/2024) pukul 11.30 Waktu Arab Saudi (WAS) di Mina, Arab Saudi.

Hingga kini, Embarkasi Banjarmasin mencatat sudah ada tiga jemaah haji asal Kalsel dan satu jemaah asal Kalteng yang wafat di Arab Saudi.

Diketahui sebelumnya, jemaah haji Kalsel yang wafat atas nama Hidayatussabyan (50 tahun) Kloter 18 dari Tabalong wafat pada Jumat 14 Juni 2024 di RS Arafah pukul 18:15 WAS.

Kemudian H Supian Suri Syarkawi (57 tahun) Kloter 14 Hulu Sungai Selatan, wafat pada Minggu 16 Juni 2024 di Mina, Pukul 06:00 WAS.

Adapula satu jemaah Kalteng yang wafat  atas nama Sirun Mucheri Sarkawi (79 tahun) Kloter 7 dari Barito Selatan wafat pada Sabtu 8 Juni 2024 di RS Mekah, Pukul 13:14 WAS.

Kepala Daerah Kerja Makkah yang juga Ketua Satuan Tugas Mina, Khalilurrahman, dalam siaran persnya, Senin (17/6/2024)  mengimbau jemaah haji yang dalam kondisi tidak memungkinkan untuk tidak memaksakan diri melakukan perjalanan ke jamarat.

“Jemaah haji dengan risiko tinggi (risti), lanjut usia, disabilitas, serta jemaah yang sedang kurang sehat dan mengalami kelelahan diimbau untuk mengurangi aktifitas di luar tenda Mina," sebutnya.

Khalilurrahman menyebut suhu di Mina  sangat panas, di atas 40 derajat Celsius.

Sementara perjalanan dari tenda Mina ke Jamarat lumayan jauh dengan jarak sekitar 4 km untuk sekali jalan.

“Jemaah dapat mewakilkan atau membadalkan pelaksanaan lempar jumrah kepada jemaah lain atau petugas,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Kloter 1 Kabupaten Banjar, Nisfuani melaporkan untuk kondisi jemaah dalam keadaan sehat.

"Alhamdulillah untuk kloter BDJ 1 (Kabupaten Banjar) semuanya sehat, tidak ada yang di Rumah Sakit," ringkasnya melalui WhatsApp.

Sementara salah satu jemaah haji khusus dari Kabupaten Banjar, Ikhwansyah saat dihubungi Radar Banjarmasin menerangkan kondisi cuaca di Mina pada sore hari waktu Arab Saudi mencapai 46 Celcius.

"Ulun (saya, red) sekarang di Mina, untuk melaksanakan rukun haji, malam jam 21.00 WAS Ulun melontar jumrah. Jutaan jemaah menunggu antrian, kita harus sabar. Mudahan diberikan kesehatan," imbuhnya.

Diketahui, hingga hari ini berdasar siaran pers Kementerian Agama RI, tercatat jemaah haji reguler yang wafat di Tanah Suci berjumlah 120 orang dengan rincian wafat di Bandara 3 orang, di Madinah 18 orang, di Makkah 87 orang dan di Arafah 9 orang.

Sementara jemaah haji khusus yang wafat berjumlah 8 orang.

Editor : Fauzan Ridhani
#mekkah #Kalsel #mina #jemaah haji #wafat