BANJARMASIN - Sempat gagal tahun lalu, akhirnya Ustaz Maulana bisa didatangkan ke SMAN 2 Banjarmasin pada peringatan isra mikraj Nabi Muhammad SAW, Jumat (26/1) pagi.
Pendakwah yang terkenal dengan bahasa yang penyampaian mudah, disambut meriah warga SMAN 2 Banjarmasin. “Alhamdulillah tahun ini bisa kesaimpaian, setelah tak sempat tahun lalu,” tutur Kepala SMAN 2 Banjarmasin Mukeniansyah.
Dikatakannya, ustaz Maulana sengaja didatangkan pihaknya. Lantaran cara penyampaian ceramahnya sangat mudah diterima. “Sebelumnya hanya dari lokal. Dan alhamdulillah ada yang membantu mendatangkan Ustaz Maulana ke sini,” katanya.
Bagi siswa, kedatangan Ustaz Maulana ke sekolah mereka sangat berkesan. Pasalnya saat ini mereka hanya bisa melihat melalui televisi. “Bisa melihat langsung,” tukasnya.
Mengisi tausiah, pendakwah bernama lengkap Muhammad Nur Maulana itu membuka dengan ucapan Bismillahirahmanirrahim, langsung membius dengan sapaan akrabnya. “Jemaah… ohh Jemaah…,” ucapnya disambut riuh ratusan jemaah yang memadati halaman utama sekolah.
Dalam tausiahnya, Maulana mengingatkan agar memaknai pentingnya peringatan isra mikraj Nabi Muhammad SAW. Sisi lain pria kelahiran Makassar 20 September 1974 silam itu mengingatkan kepada orang tua yang turut hadir, agar menjaga dan membimbing anaknya yang harus selalu ada di sisi anak. “Jangan hanya menyerahkan semuanya ke sekolah,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan perihal bahaya narkoba bagi siswa. “Tak ada obatnya narkoba. Jangan sekali-kali ikut-ikutan karena berbahaya untuk kesehatan,” ingatnya.
Editor : Muhammad Helmi