Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kasus DBD Meningkat di Kabupaten Tala, Pj Bupati Minta Warga Tala Lakukan Ini

Norsalim Yahya • Senin, 25 Desember 2023 | 20:12 WIB

KUNJUNGAN: Pj Bupati Tala, Syamsir Rahman menjenguk salah satu pasien DBD yang dirawat di RSUD Hadji Boejasin.(foto: Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
KUNJUNGAN: Pj Bupati Tala, Syamsir Rahman menjenguk salah satu pasien DBD yang dirawat di RSUD Hadji Boejasin.(foto: Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)

PELAIHARI - Kasus demam berdarah atau DBD di Kabupaten Tanah Laut (Tala) mulai meningkat.

Ini menjadi perhatian Pj Bupati Tala, H Syamsir Rahman beserta jajarannya.

Bahkan, Sabtu (23/12) malam, Pj Bupati beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala melakukan rapat untuk mengantisipasi dan melakukan penanganan agar tak ada korban jiwa.

Minggu (24/12), Syamsir Rahman bersama jajarannya mengunjungi pasien DBD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin Pelaihari. Serta, didampingi langsung oleh Direktur RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, drg Budi Rukhiyat.

Selesai kunjungan, Syamsir mengatakan sudah ada perbaikan terhadap pasien yang terkena DBD, dari sebelumnya yang dirawat sebanyak 121 orang kini mengalami pengurangan.

"Yang sudah sembuh 106 orang. Tinggal beberapa pasien lagi yang perlu perawatan," ucapnya.

Selain ada yang sembuh, menurutnya juga ada beberapa pasien baru yang masuk. Setelah bertanya kepada keluarga pasien, ternyata di tempat tinggalnya kurang terawat dan mengakibatkan genangan air yang memunculkan jentik-jentik nyamuk.

"Mendengar hal itu, kami langsung mengedukasi mereka agar saat pulang nanti membersihkan tempat tinggal mereka," bebernya.

Selanjutnya Syamsir mengatakan tren kasus DBD ini akan terus ada hingga awal Januari 2024. Namun, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir, karena kapasitas RSUD Hadji Boejasin masih mencukupi menampung pasien DBD.

"Selain itu, Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Tala juga siap melayani, berikut ketersedian obat juga mencukupi," terangnya.

Dikatakannya, untuk permintaan fogging (pengasapan) belum bisa dilakukan, karena ada ketentuan khusus.

"Fogging itu juga ada dampaknya, karena mengandung insektisida. Namun, yang terpenting adalah bergotong royong bersih-bersih di lingkungan masing-masing," tandasnya.

Editor: Fauzan Ridhani

Editor : Fauzan Ridhani
#demam berdarah dengue (DBD) #nyamuk #DBD #Tala #Pelaihari