Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bus di Banjarbaru Tambah Dua Rute Baru, Pilihannya Lewat Sini

M Fadlan Zakiri • Jumat, 17 November 2023 | 09:51 WIB

 

UJI COBA DULU: Bus Kemenhub sedang disiapkan melayani dua rute baru angkutan perkotaan di Banjarbaru.
UJI COBA DULU: Bus Kemenhub sedang disiapkan melayani dua rute baru angkutan perkotaan di Banjarbaru.

BANJARBARU – Usulan rute baru angkutan bus melalui skema Buy The Service (BTS) membuahkan hasil, setelah diajukan Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin kepada Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan RI pada bulan September 2023 lalu. Ibu Kota Provinsi Kalsel dipastikan telah siap menambah rute angkutan perkotaan di sejumlah jalan. Ini guna menjangkau wilayah-wilayah yang belum terakomodasi selama ini.

Namun sebelum beroperasi, layanan bus ini dilakukan uji coba terlebih dulu sebagai tahapan awal pengadministrasian dari Kementerian Perhubungan RI. Terhitung mulai Jumat (17/11) hingga tiga hari ke depan, angkutan perkotaan Banjarbaru mulai dilakukan uji coba.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Abdul Basid menjelaskan pihaknya melakukan uji coba dengan menggunakan bus milik Dishub. "Kami melakukan uji coba rute Lingkar Utara dan Lingkar Selatan," ucapnya.

Menurut Basid, uji coba ini dilakukan sebagai pemetaan titik-titik kumpul masyarakat. Ini untuk memastikan letak pemberhentiannya. “Kalau memang potensi dirasa sudah cukup, bus dari Kemenhub akan beroperasi," tambahnya.

Basit menjelaskan bahwa uji coba tersebut merupakan arahan dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan selatan. Selain itu juga arahan dari Direktur Angkutan Kemenhub RI, Suharto. "Setelah melakukan uji coba rute selama kurang lebih dua pekan ke depan, ditentukan di mana penempatan halte, di mana penumpang turun,” terangnya.

Mereka akan membuat laporan kepada pihak provinsi dan Kemenhub. "Kalau sudah beroperasi, rute itu diambil Kemenhub dan bus milik Kemenhub. Intinya rute ini dibuat untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, juga mengurai kemacetan di jalan A Yani," tuturnya.

Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Transportasi pada Dishub Banjarbaru, Eddy Sabara menjelaskan uji coba rute ini nantinya akan dievaluasi secara bertahap. “Keputusan akhir ada di kementerian yang bersedia membantu," ujar Eddy di Kantor Dishub Kota Banjarbaru, Kamis (16/11) siang.

Beberapa faktor yang menjadi penentu hasil evaluasi, salah satunya berapa banyaknya peminat menumpangi angkutan tersebut. Begitu juga dengan titik-titik pemberhentian, pihaknya juga turut melakukan penyesuaian dengan uji coba. Sebab sejumlah rute nantinya akan melewati wilayah permukiman dan juga jalanan baru.

"Untuk di jalan Ahmad Yani itu sudah ada halte-haltenya. Sedangkan di jalan dalam seperti Lingkar Selatan atau Utara akan kami gunakan titik pemberhentian atau checkpoint untuk naik turun penumpang," jelasnya.

Pihaknya masih belum bisa memastikan kapan bus dari kementerian ini akan beroperasi. "Sementara belum dapat dipastikan tanggal operasinya. Pekan ini kami gencar mempromosikan. Kami melihat lokasi terbilang strategis, maka kami berusaha mengakomodasinya," ungkapnya.

Jam keberangkatan kedua bus dimulai pukul 06.30 Wita dari titik awal Terminal Gambut Barakat KM 17. "Semua bus berangkat di titik Terminal Gambut. Estimasi perjalanan satu jam. Sampai ke terminal Simpang Empat Banjarbaru sekitar pukul 07.30 Wita," sebut Pelaksana Seksi Angkutan dan Terminal pada Dishub Banjarbaru, Aqilla Fadia Haya.

Waktu tunggu selama 15 menit. Bus dari Terminal Simpang Empat kemudian berangkat lagi ke Terminal Gambut Barakat. "Kemudian bus stop. Lanjut lagi sore pukul 16.00 sampai 17.00 dengan estimasi waktu yang sama dengan pagi hari," sambungnya.

Terkait rutenya, terbagi dua koridor. Koridor 1 meliputi Terminal Gambut Barakat KM 17-Lingkar Utara-Bandara Syamsudin Noor-Jalan Karang Anyar-Jalan Panglima Batur-Terminal Simpang Empat, dan sebaliknya. "Koridor satu, setiba di Jalan Panglima Batur, bus akan memutar di Bundaran Pendidikan arah ke Pinus, dan keluar ke Simpang Empat. Jika dari rute Simpang Empat, bus akan memutar di depan Museum menuju Jalan Panglima Batur," jelasnya.

Koridor 2 meliputi Terminal Gambut Barakat KM 17-Liang Anggang-Jalan Trikora-Kompleks Perkantoran Gubernur-Jalan Palam-Cempaka-Terminal Simpang Empat, dan juga sebaliknya.

"Titik naik dari Simpang Empat hanya melalui terminal, dan tidak bisa turun di Ahmad Yani. Jika ingin mau turun di checkpoint yang belum memiliki titik pemberhentian bus lain," ungkapnya. Hal itu dilakukan guna menghindari tumpang tindih rute angkutan perkotaan Banjarbaru dengan bus lain seperti Banjarbakula.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba angkutan perkotaan Banjarbaru dapat menaikinya pada hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan waktu yang telah ditetapkan lainnya.(zkr/gr/dye)

Editor : Arief
#banjarbaru #Transportasi #BTS #bus