Sebelumnya, gubernur memberikan pertanyaan pada sejumlah santri seputar nama-nama ikan, pengetahuan agama Islam, dan sejarah Ponpes Rasyidiyah Khalidiyah. "Hadiah umrah. Jadi jawab betul.
Kalau salah, hadiahnya korek api," ujar Paman Birin diiringi tawa santri dan undangan.
Tak mau kalah, para guru ikut antusias berteriak sambil mengacungkan tangan kepada Paman Birin untuk mendapatkan hadiah. "Guru juga mau! Ayo maju perempuan dua orang, dan laki-laki dua orang," ucap Paman Birin disambut riuh dan tepuk tangan hadirin.
Sahbirin Noor mengatakan pemberian paket umrah pada santri dan guru untuk menambah kemeriahan serta kebahagian dalam rangka peringatan satu abad ponpes, ini. "Kalau gurunya gembira maka nanti santrinya akan juga bahagia," sebutnya.
Zainah salah seorang guru di MI Ponpes Rakha berhasil mendapatkan paket umrah gratis ini. Usai kegiatan, ia mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada Paman Birin. Ia tak menyangka bisa mendapatkan hadiah istimewa. "Alhamdulillah dapat hadiah umrah dari Gubernur Kalsel. Terima kasih saya ucapkan. Saya tidak menyangka sekali," ucap Zainah terharu.
Nayla Shafa Az-Zahra siswi kelas 12 Madrasah Aliyah Ponpes Rasyidiah Khalidiyah bercerita awalnya tidak berani maju karena malu. Gara-gara didorong temannya, akhirnya Nayla memberanikan diri maju ke depan panggung menjawab pertanyaan dari Paman Birin. "Saya tidak mengetahui bahwa hadiah menjawab pertanyaan dari Bapak Gubernur Kalsel itu berupa paket umrah gratis. Senang dan syukur sekali," ujarnya.(mar/az/dye)
Editor : Muhammad Helmi