Direktur RSUD Sultan Suriansyah, M Syaukani mengatakan, perekrutan disiapkan jauh-jauh hari agar ketika bangunannya telah rampung, manajemen tak lagi kebingungan untuk mengisinya.
Para pegawai baru tersebut bisa langsung menjalankan tugasnya. "Kami memerlukan sekitar 50 orang," ujarnya, Sabtu (26/2).
Kebutuhannya terbagi menjadi dua, yakni pegawai medis dan non medis. Tenaga medis meliputi dokter, perawat, bidan hingga apoteker.
Sedangkan pegawai non media adalah petugas kebersihan, keamanan dan staf administrasi. "Kami sendiri yang merekrutnya," tambahnya.
Ditekankannya, penerimaan pegawai baru takkan menggunakan APBD. Menyesuaikan dengan peraturan wali kota sebagai dasar hukumnya. "Tidak akan menggunakan anggaran kota," tegasnya.
Ditanya perihal perkembangan proyek, Syaukani berharap sebelum akhir tahun sudah rampung. "Saat ini prosesnya masih dalam tahap lelang," katanya.
Sejak dilanda pandemi, proyek lanjutan untuk menambah fasilitas rumah sakit di Jalan Rantauan Darat, Banjarmasin Selatan itu sempat tersendat.
Gedung baru akan memiliki fasilitas kamar operasi, ruang perawatan, instalasi farmasi, termasuk poliklinik. Pemko telah mengalokasikan Rp25 miliar dari APBD untuk membiayainya. (gmp/fud) Editor : Arief