Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jalan Dua Simpang Utama Kembali Rusak

Arief • Senin, 31 Januari 2022 | 16:08 WIB
GANGGUAN: Jalan Palampitan di Desa Palampitan Hilir, Kabupaten HSU, rusak akibat angkutan truk berat. (Foto: Muhammad Akbar/Radar Banjarmasin)
GANGGUAN: Jalan Palampitan di Desa Palampitan Hilir, Kabupaten HSU, rusak akibat angkutan truk berat. (Foto: Muhammad Akbar/Radar Banjarmasin)
AMUNTAI - Jalan trans kalimantan di Jalan Palampitan di Desa Palampitan Hilir Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, kembali mengalami kerusakan yag cukup parah. Padahal, pengaspalan jalan tersebut baru pada Desember 2021 tadi, kini jalan tersebut kembali berlubang.

Dari pengamatan, terlihat kerusakan jalan di simpang empat atau traffic light Paliwara-Palampitan terlihat berlubang. Begitupun simpangan yang berada di Palampitan menuju Alabio, juga berlubang. Dua simpangan ini merupakan simpang empat utama di Kota Amuntai.

"Baru saja di aspal, jalan dengan lampu merah rusak. Sangat berbahaya dan dapat menimbulkan lakalantas," ucap Diyat, warga Kota Amuntai.

Menurut Diyat, kerusakan jalan selalu dekat dengan traffic light. Kemungkinan besar karena beban angkutan tonase berat.

Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten HSU melalui Kabid Bina Marga, Rahmani mengatakan, setiap kerusakan jalan, pihaknya selalu melakukan pendataan. Baik status milik kabupaten, provinsi dan nasional.

"Kami mendata setiap kerusakan jalan dan selanjutnya kami laporkan ke Balai Jalan Kalsel untuk jalan berstatus nasional, seperti Jalan Palampitan menuju Kota Banjarmasin," kata Rahmani.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan HSU, Hamdani mengatakan, untuk truk angkutan besar khususnya truk semen, memang masih melalui jalan di daerah ini. Sebab jalan trans Kalimantan di Kabupaten Balangan masih mengalami perbaikan jembatan. Sehingga aktivitas truk melalui daerah ini.

"Jadi sudah ada kesepakatan bersama lintas sektor dan pihak perusahaan semen mengatur jam gerak lintasan truk di wilayah kami," jawabnya. (mar) Editor : Arief
#Jalan dan Jembatan