Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

SPKLU Pertama di Kalteng Beroperasi

Arief • Senin, 8 Agustus 2022 | 10:17 WIB
FAST CHARGING: Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Kalteng yang ada di Kantor PLN UP3 Palangka Raya, Kalteng, telah diresmikan dan siap mengisi daya kendaraan listrik masyarakat.
FAST CHARGING: Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Kalteng yang ada di Kantor PLN UP3 Palangka Raya, Kalteng, telah diresmikan dan siap mengisi daya kendaraan listrik masyarakat.
PALANGKA RAYA – Infrastruktur kendaraan listrik di Kalimantan semakin kuat dengan diresmikannya pengoperasian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Kantor PLN UP3 Palangka Raya, Jalan Ahmad Yani, Nomor 1, Kota Palangka Raya, Kalteng, Jumat (5/8) siang. SPKLU pertama di Kalteng ini hadir dengan menawarkan fitur teknologi Fast Charging 50 KW yang dapat mengisi daya mobil Listrik dari baterai 20% sampai 100% hanya dalam waktu 45 Menit.

Tak hanya itu, SPKLU ini juga dilengkapi dengan fitur Simultan Charger, sehingga dapat mengisi dua unit kendaraan secara bersamaan. Lewat fitur ini, maka distribusi beban listrik dialirkan secara dinamis ke kedua mobil yang sedang diisi dayanya.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW Kalselteng, Samuji mengatakan PLN berkomitmen penuh mengambil peran utama dalam mewujudkan akselerasi penyediaan infrastruktur pengisian ulang kendaraan listrik. "Peresmian SPKLU pertama di Kalteng ini merupakan langkah untuk mendukung kendaraan listrik sebagai salah satu instrumen promosi dan branding transportasi ramah lingkungan yang akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kemajuan kendaraan listrik berbasis baterai, terutama di Kalteng, khususnya di Palangka Raya dan sekitarnya," tutur Samuji

Lebih lanjut dirinya menuturkan gerakan penggunaan kendaraan listrik adalah bagian dari transformasi, serta digadang-gadang sebagai transportasi masa depan yang harus menjadi pilihan agar udara kota tetap bersih dan ramah lingkungan. "Memang dibanding kendaraan konvensional berbahan bakar minyak, populasi kendaraan listrik relatif masih sedikit. Namun, seiring dengan teknologi baterai yang semakin maju, harga yang kompetitif, dan pilihan yang bervariatif maka kami optimis kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan," kata Samuji.

Dirinya menambahkan PLN juga memberikan insentif untuk lebih menarik pelanggan. Di antaranya adalah diskon tarif listrik sebesar 30% kepada pemilik kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya baterai mobil listrik melalui fasilitas home charging pada pukul 22.00 hingga 05.00 WIB. Bahkan, PLN telah membuka Layanan Partnership SPKLU, sebagai bentuk dukungan mendorong percepatan tersedianya infrastruktur pengisian baterai kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), PLN membuka peluang badan usaha untuk dapat berkolaborasi bersama menjadi partnership penyediaan SPKLU berbasis Sharing Economy Model.

Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir Herson Barthel Aden MSi mengapresiasi langkah PLN dalam menghadirkan SPKLU di Palangka Raya. "Suatu kebanggan PLN telah menghadirkan SPKLU, hal ini sebagai langkah awal dan diharapkan segera dibangun SPKLU lain, sehingga apabila kita perjalanan dari Palangka Raya ke Sampit atau sebaliknya jadi lebih mudah tanpa takut kehabisan daya," tutur Herson.

Dirinya mengungkapkan salah satu usulan program anggaran 2023-2024 adalah penggunaan kendaraan mobil listrik di lingkungan Pemprov Kalteng, hal ini selaras dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk mulai mengganti energi fosil dengan energi listrik yang ramah lingkungan.

Photo
Photo
KONVOI: Iring-iringan kendaraan listrik melewati jalan-jalan protokol di Kota Palangka Raya sebagai penanda telah diresmikannya SPKLU pertama di Kalteng, Jumat (5/8) siang.

Hingga Agustus 2022, tercatat sudah tersedia dua unit SPKLU PLN di kota Palangka Raya Kalteng dan di Kota Banjarbaru Kalsel, serta tersebar sebanyak 80 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di Kalsel dan Kalteng.

Lokasi-lokasi tersebut bisa di cek pada Aplikasi PLN Mobile melalui fitur Electric Vehicle, sehingga para pengguna EV yang ingin melakukan perjalanan jauh dapat membuat rencana perjalanan yang terbaik bagi mereka.

Peresmian ini ditutup dengan parade 30 kendaraan listrik (electric vehicle) berbagai merk dan satu mobil listrik dengan menempuh jarak kurang lebih 10 kilometer dengan rute mengelilingi jalan protokol kota Palangka Raya.(muza) Editor : Arief
#PT PLN Persero