MARTAPURA - Pengamanan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari yang digelar hari ini, diperkuat. Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menyiagakan sekitar 800 personel untuk mengawal pelaksanaan puncak kegiatan yang diperkirakan dihadiri ratusan ribu jemaah.
Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh, baik di jalur darat maupun perairan. “Kami akan mengerahkan sekitar 800 personel untuk pengamanan, baik di darat maupun di sungai,” ujarnya, Selasa (24/3).
Untuk jalur sungai, kepolisian juga menyiapkan armada air berupa speed boat dan perahu karet guna memastikan keselamatan jemaah yang datang melalui perairan.
Selain pengamanan, Polda Kalsel turut menyiapkan dua dapur lapangan. Tak hanya itu, tiga unit kendaraan water treatment disiapkan untuk mendukung kebutuhan jemaah selama kegiatan berlangsung.
Jumlah jemaah yang hadir pada haul tahun ini mencapai sekitar 200 ribu orang, membuat Polda Kalsel semakin bersiap. Sebagai bentuk partisipasi, Kapolda juga menyerahkan bantuan satu ekor sapi jenis limosin dengan berat sekitar 200 kilogram.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, KH Muhammad Husien, di halaman Masjid Tuhfaturraghibin, Desa Dalam Pagar, Martapura Timur. Bantuan serupa juga diberikan Kapolres Banjar, Fadli berupa satu ekor sapi.
Kapolda menyebut, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan rutin Polri dalam kegiatan keagamaan di Kalimantan Selatan. “Kami berharap kegiatan ini berjalan aman dan lancar. Bagi jemaah yang menggunakan jalur sungai agar memperhatikan faktor keselamatan,” tambahnya
Sementara itu, Ketua Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, KH Muhammad Husien, menyebutkan persiapan pelaksanaan haul telah mencapai sekitar 90 persen. Ia juga berharap kondisi cuaca mendukung pelaksanaan haul, mengingat tahun sebelumnya sempat terkendala banjir. “Alhamdulillah persiapan sudah hampir rampung. Mudah-mudahan pada hari H berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Editor: Oscar Fraby
Editor : Arief