KANDANGAN - BAZNAS Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Latihan Dasar Kelompok Mengelola Warung Kelontong Secara Profesional bagi para mustahik penerima program Z-Mart, Selasa (3/3).
Bertempat di Aula Wakil Bupati HSS, kegiatan ini menjadi bekal penting bagi para pelaku usaha kecil untuk naik kelas dalam mengelola usahanya.
Ketua BAZNAS HSS, Muhammad Yunus, menjelaskan bahwa para peserta yang hadir telah melewati tahapan yang ketat sebelum dinyatakan layak menerima bantuan.
"Setelah melalui serangkaian proses seleksi, sebanyak 40 orang mustahik penerima bantuan program Z-Mart terpilih ini mengikuti latihan dasar. Para penerima merupakan masyarakat yang tersebar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan," terang Yunus.
Ia menambahkan, bahwa program Z-Mart kali ini memang dikhususkan bagi masyarakat yang sudah memiliki usaha toko kelontong.
Dalam pelaksanaannya, latihan dasar ini menghadirkan pemateri langsung dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan edukasi manajemen ritel yang profesional.
"Melalui program Z-Mart ini, semoga kita bisa perlahan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik, sehingga mereka yang awalnya mustahik perlahan bisa menjadi munfiq bahkan bisa menjadi muzaki," ucapnya.
Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten HSS, KH. Mochjar Dahri, menambahkan, dukungan yang diberikan kepada setiap peserta tak hanya uang tunai.
"Bantuan yang diberikan sebesar Rp8 juta untuk 1 penerima, dengan rincian Rp4 juta dalam bentuk uang, dan Rp4 juta lagi dalam bentuk bantuan rak, pelang toko, serta pengecatan toko," jelasnya.
Melalui bantuan sarana dan modal ini, BAZNAS berharap perekonomian masyarakat dapat meningkat dan usaha mereka menjadi lebih berdaya serta berkembang. Harapan besar juga disematkan agar status ekonomi para penerima manfaat dapat bertransformasi di masa depan.
Editor : M Oscar Fraby