RANTAU - Anggota DPRD Kabupaten Tapin dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tapin 3, Yuspianor, menyambut positif rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang akan melakukan perbaikan ruas jalan Margasari–Sawaja dan Rawana–Buas-buas atau daerah pesisir sungai secara bertahap.
Menurut Yuspianor, rencana perbaikan tersebut merupakan kabar baik yang telah lama dinantikan masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Candi Laras Utara dan sekitarnya. Ia menyebutkan, perbaikan jalan itu rencananya akan dilaksanakan melalui skema Karya Bhakti TNI dengan pendanaan dari APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
“Sebagai wakil rakyat, terutama dari dapil Tapin 3, kami menyambut sangat positif rencana ini. Skema Karya Bhakti TNI kami nilai tepat, mengingat kondisi geografis wilayah yang memiliki tantangan tersendiri,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan, kawasan Margasari merupakan daerah dataran rendah dan wilayah sungai yang kerap tergenang air, terutama saat curah hujan tinggi atau pasang sungai. Kondisi tersebut membuat usia jalan dan jembatan relatif lebih pendek, sehingga membutuhkan penanganan khusus agar hasil perbaikan bisa bertahan lebih lama.
“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Selain sebagai akses utama mobilitas warga, ruas ini juga menunjang distribusi hasil pertanian dan perkebunan, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan. Karena itu, perbaikannya memang sangat mendesak,” tegas politisi PDIP Tapin ini.
Meski demikian, Yuspianor mengakui hingga saat ini DPRD Tapin belum menerima penjelasan teknis secara rinci terkait titik-titik perbaikan yang akan dikerjakan pada tahap awal. Hal tersebut, kata dia, dimungkinkan karena kewenangan pendanaan dan pelaksanaan berada di tingkat provinsi.
“Kami di DPRD Tapin akan mendalami lebih lanjut melalui koordinasi dengan dinas terkait di Kabupaten Tapin, agar memiliki gambaran utuh dan dapat menjalankan fungsi pengawasan secara optimal,” katanya.
Ia menegaskan, DPRD Tapin akan terus mengawal pelaksanaan perbaikan jalan tersebut agar tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Tapin 3. Selain itu, metode pekerjaan juga diharapkan menyesuaikan kondisi wilayah yang rawan genangan air.
Dalam pelaksanaannya nanti, Yuspianor berharap Pemprov Kalsel bersama TNI dan pihak pelaksana dapat memperhatikan kelancaran aktivitas masyarakat. Pengaturan lalu lintas, akses warga, serta aspek keselamatan harus menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi dan sosial tidak terganggu.
Di sisi lain, ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati Tapin dan jajaran yang dinilai aktif membangun komunikasi serta membuka peluang pendanaan di tengah keterbatasan APBD Kabupaten Tapin.
“Upaya menjalin sinergi dengan Pemprov Kalsel patut diapresiasi. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur strategis untuk masyarakat Tapin,” ucapnya.
Yuspianor menambahkan, sinergi antara Pemkab Tapin dan Pemprov Kalsel selama ini sudah berjalan cukup baik dan perlu terus diperkuat. Terlebih, Gubernur Kalimantan Selatan secara historis memiliki ikatan emosional dengan wilayah Margasari, karena pernah bertugas sebagai guru di daerah tersebut.
“Hal ini tentu menjadi harapan tersendiri bagi masyarakat, bahwa perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Tapin, khususnya Margasari dan sekitarnya, akan terus berlanjut ke depan,” pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby