BANJARBARU - Jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Kota Banjarbaru meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir.
Berdasarkan rapat pleno KPU Banjarbaru awal pekan ini, dinamika kependudukan menjadi faktor utama naiknya jumlah pemilih.
Ketua KPU Banjarbaru, Haris Fadhillah, mengatakan status Banjarbaru sebagai ibu kota provinsi serta meningkatnya aktivitas bisnis dan perkantoran pemerintahan turut memicu perpindahan penduduk.
“Mungkin terkait status (kota) kita sebagai ibu kota provinsi, bisnis dan perkantoran pemerintahan yang akhirnya dipusatkan di Banjarbaru dan memengaruhi perpindahan penduduk,” ujarnya.
Menurut data KPU Banjarbaru, jumlah pemilih saat ini mencapai 204.709 orang. Angka itu meningkat dibandingkan data pada Pilkada 2024 yang masih di bawah 200 ribu pemilih. “Jadi lumayan ada penambahan, dan ini untuk tahun 2025. Nanti pada tahun 2026 dan 2027 pasti akan bertambah lagi,” kata Haris.
Kecamatan Landasan Ulin menjadi wilayah dengan jumlah DPB tertinggi mencapai 59.397 pemilih. Disusul Banjarbaru Utara sebanyak 42.475 pemilih, Kecamatan Liang Anggang 36.675 pemilih, Banjarbaru Selatan 36.441 pemilih dan Cempaka 29.721 pemilih.
pem,ili
Editor: Sutrisno
Editor : Arief