Bursa calon Gubernur Kalsel untuk Pilkada pada 27 November mendatang, semakin bergairah. Tidak hanya Muhidin, giliran Acil Odah dan Hasnur menyatakan siap jika dicalonkan.
****
BANJARMASIN - Rupanya tak hanya isapan jempol belaka disebut-sebut bakal maju di Pilgub Kalsel pada November mendatang. Istri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, Raudatul Jannah, blak-blakan mengaku siap bertarung.
Ketua TP-PKK Kalsel itu menyatakan jika rakyat Kalsel menghendaki dan memberi kepercayaan, ia siap maju sebagai calon Gubernur Kalsel. “Kalau rakyat menghendaki, insya Allah saya siap maju,” janji Acil Odah, panggilan akrab Raudatul Jannah usai menghadiri rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun 2023, Kamis (4/4).
Saat ini, wanita yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kalsel itu menegaskan, sebagai konsekuensi jika nanti maju di Pilgub, maka siap melepaskan jabatannya tersebut. “Ini sebagai konsekuensi saya sebagai ASN,” ujarnya.
Nama Acil Odah, mencuat setelah Sekretaris DPD Partai Golkar Kalsel Supian HK mengungkap hasil survei internal parpolnya. “Yang banyak masuk dan surveinya tertinggi di Golkar itu adalah Acil Odah. Berikutnya saya sendiri (Supian HK, red), Hasnuryadi, Bambang Heri Purnama, Ahmadi Noor Supit, Sulaiman Umar, Rikwanto, kemudian Sutarto Hadi,” kata Supian HK.
Hasnuryadi Sulaiman namanya kembali mencuat dari hasil survei versi Lembaga Studi Politik dan Pemerintahan (LSPP) FISIP ULM. Bos klub sepak bola Barito Putera itu juga mengaku siap maju di Pilgub Kalsel mendatang. Hasnur mengatakan, setelah dua periode menjadi anggota DPR RI, masyarakat banyak yang memintanya untuk maju sebagai kepala daerah dan mengabdi untuk Banua.
Meski belum mengumumkan secara resmi akan maju pada Pilgub mendatang, baik sebagai Gubernur Kalsel atau Wali Kota Banjarmasin, Hasnur menyatakan siap jika masyarakat yang meminta. “Saya tentunya bersyukur dan berharap ada kesempatan untuk saya mengabdi untuk Provinsi Kalsel setelah dua periode mendapatkan amanah di DPR RI dapil Kalimantan Selatan II,” ujarnya.
Hasnur berharap di Pilkada yang akan datang, mendapatkan amanah dari rakyat kembali, hingga bisa bersama-sama masyarakat membangun Kalsel. “Secara pribadi siap di mana saja masyarakat memerlukan saya, apakah itu gubernur ataupun posisi lainnya. Bismillah saya siap. Insya Allah,” tuturnya.
Hasnur bertekad sejak awal ingin selalu berupaya memberikan kontribusi ke daerah. Apapun diminta oleh masyarakat, akan selalu dilakoninya. “Apapun yang diberi tugas, saya pribadi siap dan Bismillah,” tegasnya.
Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, nama Muhidin, Ibnu Sina, dan Hasnuriyadi Sulaiman tertinggi pilihan warga di bursa pencalonan Gubernur Kalsel untuk Pilkada 27 November mendatang. Nama ketiganya mengungguli figur lain saat dirilis LSPP di Banjarmasin Jumat (29/3).
Jika Muhidin mendapat kepercayaan maju di Pilgub Kalsel sebanyak 24,07 persen. Di bawahnya, ada nama Ibnu Sina. Wali Kota Banjarmasin itu diharapkan maju sebagai orang nomor satu di Pemprov Kalsel sebanyak 15,9 persen.
Hasnuryadi Sulaiman juga diharapkan warga maju di Pilgub Kalsel dengan persentasenya sebanyak 11,57 persen.
Nama lain, responden juga masih menginginkan calon gubernur sebelumnya untuk kembali maju, Denny Indrayana. Persentasenya sebesar 6,79 persen. Selain itu ada nama Rosehan NB (5,71 persen), Zairullah Azhar (5,56 persen), Rudi Resnawan (3,86 persen), M Rifqinizamy Karsayuda (3,4 persen), M Syaripuddin (2,93 persen), Supian HK (2,62 persen), Saidi Mansyur (2,47 persen), Sayed Jafar Al-Idrus (2,16 persen), Aditya Mufti Arifin (1,85 persen), Khairul Saleh (1,7 persen), dan Anang Syakhfiani 1,7 persen). “Nama-nama ini hasil survei yang kami lakukan sejak 26 Februari sampai 3 Maret lalu, dengan pertanyaan sebutkan maksimal lima nama,” terang Direktur Riset LSPP, Safa Muzdalifah, kala itu.
Mendapat kepercayaan tinggi di survei ini, Muhidin mengucap syukur. Menurutnya, jika hasil survei ini benar-benar pilihan masyarakat, artinya kehadirannya untuk menjadi gubernur masih diharapkan. “Insya Allah, saya siap mengemban amanah. Saya akan terus berkarya dan membangun Banua jika saya masih diharapkan masyarakat Kalsel,” ucapnya.
Bursa Calon Gubernur Kalsel
- Nama Acil Odah, panggilan akrab Raudatul Jannah, unggul dalam hasil survei internal Partai Golkar.
- Di survei internal Golkar ini juga ada nama Supian HK, Hasnuryadi Sulaiman, Bambang Heri Purnama, Ahmadi Noor Supit, Sulaiman Umar, Rikwanto, dan Sutarto Hadi. Semua nama diajukan lagi ke DPP Golkar untuk survei lanjutan.
- Meski tetap membuka koalisi, Partai Golkar berhak mengusung calonnya sendiri.
- Nama Hasnuryadi Sulaiman kembali muncul di urutan ketiga hasil survei versi Lembaga Studi Politik dan Pemerintahan (LSPP) FISIP ULM.
- Hasil survei LSPP menempatkan Muhidin di urutan pertama, berikutnya Ibnu Sina, Hasnur, Denny Indrayana, Rosehan NB, Zairullah Azhar, Rudi Resnawan, M Rifqinizamy Karsayuda, M Syaripuddin, Supian HK, Saidi Mansyur, Sayed Jafar Al-Idrus, Aditya Mufti Arifin, Khairul Saleh, dan Anang Syakhfiani.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief