Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Terdampak Banjir, Sekolah Rusak di Banjarmasin Dilaporkan ke Kemendikdasmen

Endang Syarifuddin • Rabu, 7 Januari 2026 | 12:12 WIB
DILAPORKAN: Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin melakukan pendataan kerusakan sarana dan prasarana sekolah terdampak banjir. Salah satunya di SMPN 22 Banjarmasin.
DILAPORKAN: Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin melakukan pendataan kerusakan sarana dan prasarana sekolah terdampak banjir. Salah satunya di SMPN 22 Banjarmasin.

BANJARMASIN — Dampak banjir terhadap dunia pendidikan di Banjarmasin kini dilaporkan hingga ke pemerintah pusat. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin tengah mendata kerusakan puluhan SD dan SMP yang terendam untuk dilaporkan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Ryan Utama mengatakan pendataan tersebut merupakan tindak lanjut permintaan langsung dari Kemendikdasmen sebagai dasar penyaluran bantuan.

“Kerusakan-kerusakan sarana prasarana dan peralatan sekolah akibat banjir memang diminta untuk didata. Data ini menjadi dasar bagi Kemendikdasmen dalam menyalurkan bantuan,” ujar Ryan, Selasa (6/1).

Selain menjadi laporan ke pemerintah pusat, data tersebut juga digunakan sebagai bahan evaluasi daerah. Terutama bagi sekolah yang berada di bantaran sungai atau kawasan dengan sistem drainase belum memadai.

“Sekolah yang berada di bantaran sungai atau tidak memiliki drainase tentu menjadi perhatian. Ini jadi evaluasi kami agar ke depan lebih siap menghadapi kondisi serupa,” terangnya.

Berdasarkan data sementara, sekitar 26 SD dan 19 SMP terendam banjir. Pendataan untuk jenjang PAUD masih terus diperbarui karena kondisi genangan yang dinamis.

Ketinggian air di sekolah bervariasi, mulai dari genangan ringan hingga masuk ke ruang kelas. Termasuk genangan yang lambat surut akibat pasang air sungai. “Ada yang kondisinya surut pasang dan datanya terus bergerak. Kami juga meminta para guru mengisi google form untuk melaporkan kondisi sekolah masing-masing,” jelasnya.

Ryan menyebut, sekolah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan. “Di Kecamatan Banjarmasn Barat dan Utara juga ada. Tetapi tidak terlalu banyak,” pungkasnya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Banjir #Sekolah #banjarmasin #kemendikdasmen