Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Akses ke Sekolah Terendam Setinggi Lutut Orang Dewasa! SMPN 22 Banjarmasin Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Endang Syarifuddin • Senin, 5 Januari 2026 | 15:54 WIB
SETINGGI LUTUT: Kondisi halaman dalam dan halaman depan SMPN 22 Banjarmasin terendam banjir, Senin (5/1/2026) pagi. Memaksa pihak sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh.
SETINGGI LUTUT: Kondisi halaman dalam dan halaman depan SMPN 22 Banjarmasin terendam banjir, Senin (5/1/2026) pagi. Memaksa pihak sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh.

BANJARMASIN – Banjir yang merendam akses jalan menuju SMP Negeri 22 Banjarmasin memaksa pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Pasalnya, genangan air di jalur utama menuju sekolah sudah nyaris setinggi lutut orang dewasa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 22 Banjarmasin, Hadimi mengatakan banjir tidak menggenangi ruang kelas.

Namun, akses menuju sekolah sangat sulit dilalui, terutama bagi siswa yang rumahnya berada di wilayah terdampak.

“Sepanjang jalan menuju sekolah terendam banjir, airnya hampir selutut orang dewasa. Kami khawatir anak-anak kesulitan datang ke sekolah karena kondisi air masih tinggi,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

SMPN 22 Banjarmasin memiliki 169 siswa yang terbagi dalam enam kelas, masing-masing dua kelas di setiap jenjang.

Untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan, pihak sekolah langsung mengaktifkan sistem PJJ sesuai Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

“Informasi PJJ sudah kami sampaikan sejak tadi malam, melalui grup WhatsApp siswa. Kami juga langsung meneruskannya ke guru BK dan wali kelas,” jelas Hadimi.

Ia menambahkan, seluruh siswa telah terdata dan memiliki akses ke grup WhatsApp, sehingga penyampaian informasi dan materi pembelajaran dapat dilakukan dengan cepat dan merata.

Terkait kondisi sekolah, Hadimi menegaskan tidak ada ruang kelas yang terendam banjir.

Kendati demikian, genangan di jalan utama membuat aktivitas belajar tatap muka belum memungkinkan.

“Ruang kelas aman, tidak ada yang terendam. Kendalanya ada di akses jalan yang masih tergenang,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama mengungkapkan berdasarkan laporan sementara, sekitar 50 satuan pendidikan terdampak banjir.

Rinciannya terdiri dari lima TK/PAUD, 26 SD, dan 19 SMP.

“Sekolah yang lingkungannya tidak memungkinkan melaksanakan pembelajaran tatap muka diwajibkan menyesuaikan sistem Kegiatan Belajar Mengajar,” ujarnya.

Menurut Ryan, bagi sekolah dan peserta didik yang terdampak banjir, pembelajaran dialihkan ke PJJ.

Kebijakan ini telah diatur melalui Surat Edaran sebagai langkah antisipatif dalam kondisi darurat banjir.

“Sistem PJJ berlaku baik bagi sekolah yang tergenang maupun siswa yang rumahnya terdampak banjir,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebijakan PJJ hanya diberlakukan bagi peserta didik.

Sementara itu, guru tetap diwajibkan masuk sekolah dan melaksanakan pembelajaran jarak jauh dari satuan pendidikan masing-masing.

“Guru tetap masuk bekerja seperti biasa. Saat ini, kami masih menunggu arahan lanjutan dari BKD terkait mekanisme kerja ASN di tengah kondisi banjir,” jelas Ryan.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Neli Listriani menyatakan dukungannya terhadap kebijakan PJJ yang dikeluarkan Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami di dewan mendukung penuh. Yang terpenting, anak-anak tetap bisa belajar meski dalam kondisi bencana,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu juga menyebut pihaknya terus memantau kondisi di lapangan.

Selain pendidikan, ia menyoroti persoalan kesehatan warga terdampak banjir.

“Saya sudah turun langsung ke lapangan. Selain pendidikan, kami juga memperhatikan kesehatan warga. Ada laporan muntaber, dan saya sudah berkoordinasi dengan Dinkes agar segera turun membantu masyarakat,” pungkas Neli.

Editor : Eddy Hardiyanto
#pembelajaran jarak jauh #SMPN 22 Banjarmasin #Setinggi lutut orang dewasa