27.1 C
Banjarmasin
Thursday, 23 March 2023

Harapan untuk Muktamar Muhammadiyah Kalsel

MUSYAWARAH Wilayah ke-38 Muhammadiyah Kalimantan Selatan diselenggarakan pada Jumat sampai Ahad, tanggal 27-29 Januari 2023 di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Oleh: TEGUH PAMUNGKAS
Warga Kabupaten Tanah Laut

Agenda lima tahunan yang menjadi wadah regenerasi organisasi Muhammadiyah di tingkat provinsi ini, sekaligus menjadi ajang keakraban, silaturahmi antar warga Muhammadiyah se-Banua.

Baru saja di akhir tahun 2022 kemarin, telah dilaksanakan Muktamar Muhammadiyah atau permusyawaratan tertinggi di Muhammadiyah.

010-Ramadhan-favehotel-Banjarbaru-Event-Ads

Dilaksanakan pada 18-20 November 2022 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah. Dan Prof Haedar Nashir kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Muswil Muhammadiyah Kalsel kali ini mengusung tema, “Memajukan Kalimantan Selatan, Mencerahkan Indonesia”.

Menurut James D Mooney, bahwa organisasi adalah setiap bentuk perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama. Muhammadiyah merupakan suatu organisasi yang memiliki rupa kerja sama yang sistematis dan rasional, secara terpimpin dan terkendali. Dengan memiliki tujuan yaitu memanfaatkan sumber daya yang ada guna kesejahteraan umat dan masyarakat Indonesia.

Peran Muhammadiyah dalam membangun bangsa Indonesia umumnya, dan memajukan Kalsel pada khususnya, dengan kegiatan yang beragam, seperti kegiatan keagamaan, pelayanan kesehatan, pendidikan, pelayanan sosial, hingga pada pemberdayaan ekonomi. Melalui bidang pendidikan dan dakwah menjadi titik pijak untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang handal di masa kini dan yang akan datang. Adanya kesatupaduan antara pengetahuan umum dan agama, ada komposit antara moral dan ilmu dalam membangun kehidupan bernegara.

Dalam perjalanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara, pemerintah tidak bisa jalan sendiri tanpa ada kebersamaan dengan organisasi Islam. Menapaki perjalanan menuju cita-cita bangsa dan mengisi pembangunan nasional, pemerintah melangkah bersama Muhammadiyah dan organisasi Islam lainnya.

Pada bidang kesehatan dan sosial, Muhammadiyah turut berperan aktif dalam kepedulian kesehatan masyarakat. Membantu masyarakat pada sektor kesehatan dan pendampingan sosial. Terlebih di saat pandemi covid melanda Indonesia. Selain rumah sakit dan klinik pemerintah, rumah sakit dan klinik (PKU) Muhammadiyah turut serta melakukan pendampingan dan membersamai masyarakat dalam menghadapi pandemi.

Baca Juga :  KDRT dalam Pernikahan Siri

Dengan sigap para relawan dari MDMC bersiaga ketika ada bencana. Aksi sosial tanggap darurat bencana dari Muhammadiyah Kalsel bersama dengan pemerintah peduli terhadap bencana, seperti yang dilakukan pada saat banjir melanda beberapa daerah di Kalsel.

Sementara itu di sektor ekonomi, dari organisasi berharap adanya intervensi yang solutif pada kebijakan pemerintah terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat. Karena sinergi ini diperlukan guna memperbaiki pertumbuhan ekonomi bangsa dan perbaikan ekonomi masyarakat di masa pasca pandemi.

Pada pelaksanaan muswil kali ini, rencananya dilaksanakan pula adanya stand bazar di lapangan Pertasi Kencana. Selain bazar, ada kegiatan pawai ta’aruf dan kegiatan-kegiatan lainnya, termasuk diadakannya perkemahan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pelaihari.

Bazar terbuka untuk umum, disediakan bagi siapapun yang berkeinginan memamerkan produk dan jasanya. Hal ini tepat menurut saya, karena dengan diadakannya bazar sebagai penggugah atau stimulus membangkitkan perekonomian dengan memperkenalkan usaha-usaha lokal.

Hingga kini secara nasional ada beberapa amal usaha yang dikelola oleh Muhammadiyah. Di bidang pendidikan sebanyak 20.233 TK/PAUD/KB, ada 2.817 SD/MI, sejumlah 1.826 SMP/MTs dan sebanyak 1.364 SMA/MA. Ada sebanyak 171 perguruan tinggi dan 440 pesantren. Dan 562 panti asuhan yang tersebar di seluruh Indonesia. Data tersebut termasuk amal usaha Muhammadiyah yang ada di Kalimantan Selatan, seperti perguruan tinggi dan sekolah, rumah sakit dan lain sebagainya.

Muhammadiyah Berdiri

Organisasi Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada 8 Zulhijjah 1330 Hijriyah yang bertepatan dengan tanggal 18 November 1912 di Yogyakarta. Berangkat dari keprihatinan dan keresahan sosial, menjadikan Islam sebagai jalan kehidupan, dengan pemikirannya dianggap bisa merespons kondisi zaman.

Baca Juga :  The Washington Post

Persyarikatan Muhammadiyah berdiri pada 110 tahun yang lalu. Memasuki tahun 1923, atau sebelas tahun kemudian, pada bulan April Muhammadiyah cabang Alabio berdiri.

Tokoh pendiri Muhammadiyah di Alabio adalah M Japeri. Beliau bersama temannya yang bernama Usman Amin membesarkan organisasi di sana. Di masa-masa perkembangan selanjutnya, seorang mualaf asal Tiongkok bergabung dengan Muhammadiyah di Rantau pada tahun 1940, beliau turut andil besar dalam memajukan organisasi. Adalah Liem Ho Ho, kisahnya diangkat oleh Radar Banjarmasin pada edisi 18 November 2022.

Musywil sebagai permusyawaratan di tingkat provinsi, di mana diikuti seluruh kabupaten/kota yang berada di Kalimantan Selatan. Dari Musywil ini berharap melahirkan pemimpin-pemimpin berkarakter. Di dalam gelaran pelaksanaan, semoga Musywil bisa berjalan dengan baik, dapat memuaskan segala pihak. Seraya hikmat dan bermartabat, musyawarah menghasilkan keputusan-keputusan yang bijak, bisa mengantarkan persyarikatan untuk menjawab tantangan hari ini dan esok.

Menjawab tantangan dengan gerakan, yaitu produktif dan menjaga kebersamaan internal organisasi dan eksternal organisasi (pemerintah). Mengapa demikian? Dalam wadah organisasi Muhammadiyah rukun dan solid membangun bangsa serta bisa membersamai masyarakat dalam bernegara merupakan cita-cita luhur. Karena demi menyelamatkan regenerasi bangsa, menjauhkan dari kezaliman dan kejahatan sosial, seperti yang digambarkan pendiri organisasi Muhammadiyah.

Sebagai warga saya yakin, insya Allah pelaksanaan Musywil di Tanah Laut dapat terlaksana dengan baik. Musyawarah untuk mufakat terlaksana dengan sejuk damai. Dengan riang gembira dan bersahabat sedari awal atau pembukaan hingga akhir pelaksanaan momen musyawarah.

Selamat melaksanakan Musyawarah Wilayah ke-38 Muhammadiyah Kalsel, semoga berjalan dengan tertib, disiplin dan penuh kegembiraan serta kebahagiaan. Siapapun yang terpilih untuk didaulat sebagai pimpinan organisasi Muhammadiyah di Kalsel, semoga Muhammadiyah tetap memajukan Indonesia dan tentu membangun Kalsel agar lebih baik lagi. Amin. (fud)

Kompleksitas Putusan Menunda Pemilu

KEJUTAN menuju pemilu serentak 2024 seakan tak berhenti. Di tengah harap cemas publik menunggu sidang akhir permohonan judicial review di Mahkamah Konstitusi atas UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu--sistem proporsional terbuka (coblos gambar caleg) dimohonkan agar diubah menjadi proporsional tertutup (coblos gambar partai), muncul lagi kegaduhan lain.

Ancaman Teknologi di Dunia Kerja

Pemilu 2024, Momentum dan Pertaruhan

Temui Kami di Medsos:

Terpopuler

KDRT dalam Pernikahan Siri

Menyikapi Perbedaan Jadwal Waktu Salat

Penyadap Getah Karet, Nasibmu Kini

Berita Terbaru

Kompleksitas Putusan Menunda Pemilu

Ancaman Teknologi di Dunia Kerja

Menjadi Guru A.K.T.I.P

Pemilu 2024, Momentum dan Pertaruhan