JAKARTA - Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) resmi membuka pendaftaran atlet domino nasional bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi organisasi di www.orado.co.id tanpa batasan wilayah maupun latar belakang.
Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah mengatakan langkah ini merupakan upaya memperluas ekosistem olahraga domino di Indonesia. Domino dinilai bukan sekadar permainan, melainkan olahraga strategi yang menuntut kemampuan analisis, konsentrasi, dan perhitungan taktis. "PB ORADO membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia yang ingin menjadi atlet domino. Prosesnya sangat mudah, dan dapat dilakukan secara online melalui website resmi organisasi," ujarnya.
Proses pendaftaran dibuat sederhana agar mudah diakses calon atlet dari berbagai daerah. Peserta cukup membuka situs resmi PB ORADO, memilih menu pendaftaran, lalu mengisi data diri seperti domisili dan kota tempat tinggal.
Tahapan berikutnya adalah verifikasi identitas melalui proses KYC (Know Your Customer) dengan mengunggah foto KTP dan swafoto. Bagi peserta yang belum berusia 17 tahun atau belum memiliki KTP, verifikasi dapat menggunakan Kartu Keluarga (KK).
Setelah proses selesai, peserta resmi terdaftar sebagai atlet ORADO, dan berhak mengikuti kompetisi di daerah masing-masing.
Ketua Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi yang akrab disapa Jhon LBF menjelaskan sistem pendaftaran digital juga bertujuan membangun basis data atlet domino nasional. "Kami ingin membuka ruang bagi talenta-talenta baru agar bisa berkembang melalui kompetisi yang terstruktur," kata Jhon LBF.
Atlet yang terdaftar nantinya dapat mengikuti kejuaraan berjenjang. Mulai dari Kejuaraan Kabupaten/Kota (Kejurcab), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Kejurnas ORADO dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada April 2026, dan akan mempertemukan atlet domino terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia.
Melalui program ini, PB ORADO berharap semakin banyak masyarakat terlibat dalam olahraga domino, sekaligus menumbuhkan kemampuan berpikir strategis dan sportivitas di tengah masyarakat.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief