BANJARMASIN – Kontingen wushu mahasiswa Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 yang digelar di Jawa Tengah. Dari cabang olahraga wushu, Kalsel berhasil membawa pulang satu medali perak dan dua medali perunggu.
Pelatih wushu Kalsel, Ichi Langlang Buana Machmud, mengapresiasi pencapaian tersebut mengingat ketatnya persaingan antar kontingen dari berbagai provinsi. “Hasil ini sudah cukup bagus karena lawan-lawan yang dihadapi memiliki kualitas tinggi,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).
Medali perak dipersembahkan oleh Anasrullah yang turun di nomor sanda kelas 65 kilogram. Di partai final, ia harus mengakui keunggulan pewushu Sumatera Utara, Benny Johan Hutagalung, yang juga dikenal sebagai atlet profesional MMA.
Pertandingan sempat berlangsung sengit di awal laga dengan jual-beli pukulan antara keduanya. Namun, salah satu pukulan keras Benny membuat Anasrullah sempat terdesak hingga keluar matras. Kondisi semakin berat karena Anasrullah masih merasakan cedera yang dialaminya saat semifinal.
“Harus diakui lawan bermain cukup bagus, ditambah Anas sempat tidak dalam kondisi seratus persen akibat cedera,” jelas Ichi.
Sementara itu, dua medali perunggu turut melengkapi raihan wushu mahasiswa Kalsel di ajang nasional ini. Meski sebelumnya menargetkan dua emas dari nomor sanda, Ichi menilai hasil yang diperoleh tetap menjadi modal berharga.
“Ini akan menjadi evaluasi bagi tim. Semoga pada Pomnas berikutnya cabang wushu kembali dipertandingkan, sehingga atlet kita bisa tampil lebih maksimal,” pungkasnya.
Editor : Arif Subekti