26.1 C
Banjarmasin
Selasa, 26 September 2023

Diusir Namun Dapat Simpati Penonton, Aldila Sutjiadi/Miyu Kato Korban Ngototnya Protes Lawan

PARIS – Pasangan Aldila Sutjiadi/Miyu Kato didiskualifikasi di babak ketiga French Open 2023, setelah lawannya bersikeras duet Indonesia-Jepang itu kena hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, Aldila Sutjiadi/Miyu Kato dinyatakan kalah saat melawan Marie Bouzkova/Sara Sorribes Tormo akibat kena diskualifikasi.

Pada saat unggul 3-1 di set kedua, Aldila Sutjiadi/Miyu Kato terlibat insiden. Awalnya, Kato yang berada di depan net secara tak sengaja memukul bola sehingga terkena seorang ball girl di seberang lapangan permainan.

03-Wedding-Package-favehotel-Banjarbaru-2023

Ball girl itu tampak menangis dan gemetar di tempatnya bertugas. Kato sontak meminta maaf kepadanya. Hal itu lantas membuat Miyu Kato mendapatkan peringatan dari umpire.

Namun, Bouzkova/Sorribes Tormo kemudian mengajukan protes keras. Mereka ngotot Aldila Sutjiadi/Miyu Kato harus kena diskualifikasi otomatis akibat insiden tersebut.”(Hukuman) itu semestinya default,” kata Bouzkova/Sorribes Tormo ke umpire, seperti dilansir news.com.au.

Umpire, yang pada awalnya masih meyakini peringatan kepada Kato sudah cukup, lantas merespons. “Ia (Kato) tidak dengan sengaja melakukannya, ia (ball girl) juga tidak cedera.”

Mendengar jawaban umpire, Bouzkova dan Sorribes Tormo masih bersikeras meminta hukuman lebih keras buat Miyu Kato. “Tapi ia (ball girl) menangis. Ia menangis.”

Situasi itu pada prosesnya membuat seorang supervisor turnamen harus turun tangan. Situasi menjadi tidak pasti selama beberapa menit, dengan ofisial membahas kejadian tersebut.

Baca Juga :  Tenis Tala Ingin Beri Kejutan di Porprov Kalsel 2022

Pada prosesnya Aldila Sutjiadi/Miyu Kato kena diskualifikasi. Sontak Miyu Kato menangis di lapangan. Aldila Sutjiadi tak tinggal diam dan berusaha menenangkan rekannya.

Usai pertandingan, Bouzkova menegaskan alasan mengapa dirinya dan Sorribes Tormo bersikeras peringatan saja tidaklah cukup usai bola dari Miyu Kato mengenai ball girl.

“Itu situasi yang tidak mudah. Gadis (ball girl) itu menangis selama 15 menit. Menurutku peringatan awalnya muncul karena ia (umpire) tidak melihat tangisannya dan ia (ball girl) kesakitan,” kaata Bouzkova seperti dilansir BBC.

“Kami bilang ia (umpire) harus melihatnya lebih mendalam karena gadis itu terus menangis usai bola telak mengenai dirinya, itu bukanlah jenis bola yang meluncur dengan pelan. Kami pun sudah bilang kepada mereka (Aldila Sutjiadi dan Miyu Kato) kalau situasi ini karena amat apes saja.”

Insiden ini mengingatkan publik kepada kejadian yang pernah dialami Novak Djokovic di US Open 2020. Ia didiskualifikasi karena melempar bola tanpa sengaja ke arah hakim garis yang berdiri di dekatnya. Bedanya, saat itu Djokovic gagal mengontrol emosi usai servisnya gagal.

Baca Juga :  Carlos Alcaraz Kembali Jadi Petenis Nomor Satu

Secara regulasi, kedua insiden tersebut memang mirip. Secara regulasi, apa yang dilakukan Kato dan Djokovic masuk kategori yang sama di dalam aturan International Tennis Federation.

Namun, sorotan negatif tetap dialamatkan kepada Marie Bouzkova/Sara Sorribes Tormo. Selain karena insiden Djokovic dan Kato sejatinya tidak persis sama, Bouzkova/Sorribes Tormo dianggap kelewat memprovokasi ofisial.

Dalam catatan news.com.au, Bouzkova bahkan terdengar “berusaha memotong pembahasan di antara umpire dan supervisor, dan akhirnya diminta untuk tidak ikut campur.”

Pada prosesnya, Aldila Sutjiadi/Miyu Kato terkena diskualifikasi dan meninggalkan lapangan. Tapi langkah mereka diiringi tepuk tangan penonton. Keduanya rupanya menuai banyak simpati.

“Bagaimana ceritanya keputusan (diskualifikasi) default? Jika Sorribes Tormo dan Bouzkova benar-benar melakukan protes agar lawannya dihukum seperti itu, mereka semestinya dilarang main sepanjang sisa turnamen,” tulis salah satu komentator tenis Ricky Dimon dalam cuitannya di Twitter.

Sementara Ben Lewis, sosok asal Kanada yang juga lekat dengan dunia tenis, berkomentar senada. “Jujur, sangat malu dengan Marie Bouzkova dan Sara Sorribes Tormo, yang bersikeras lawannya dihukum agar menang dalam partai ganda usai momen yang jelas-jelas tidak disengaja. Aku bayangkan mereka bakal kehilangan banyak respek di ruang ganti. Konyol.”(krs/yna/by/ran)

Aldila Sutjiadi, Mengharumkan Nama Indonesia

Petenis Aldila Sutjiadi berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Ia sukses menembus semifinal ajang Grand Slam Tenis Wimbledon 2023 sebagai pemain ganda campuran bersama pasangannya, Matwe Middelkoop asal Belanda.

Temui Kami di Medsos:

Terpopuler

Berita Terbaru