PELAIHARI - Warga Danau Waringin, Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari digegerkan dengan temuan enam ekor sapi jenis Bali yang mati di area perkebunan sayur, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik sapi, Sapriani. Ia kemudian melaporkannya ke Polsek Pelaihari untuk ditindaklanjuti.
Kapolres Tanah Laut (Tala) AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wisnu Wardhany mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
“Anggota langsung menuju tempat kejadian perkara dan menemukan enam ekor sapi dalam kondisi sudah mati,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Berdasarkan keterangan awal dari pemilik ternak, dugaan sementara kematian sapi tersebut akibat keracunan. Namun, kepolisian masih mendalami jenis racun yang diduga menjadi penyebab kematian hewan ternak tersebut.
“Lokasi kejadian berada di lahan perkebunan warga. Ada kemungkinan terdapat bahan kimia atau racun rumput yang digunakan untuk mematikan tanaman, lalu termakan oleh sapi. Namun hal ini masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, pemilik sapi mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp120 juta. Sejumlah saksi dari warga sekitar juga telah dimintai keterangan guna mendukung proses penyelidikan.
Selain itu, polisi akan menelusuri kepemilikan lahan tempat ditemukannya bangkai sapi untuk memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek turut mengimbau para pemilik ternak agar lebih memperhatikan keamanan hewan peliharaannya. Ia meminta agar sapi tidak dilepasliarkan tanpa pengawasan, terutama di lahan milik warga lain.
“Bagi warga yang memiliki ternak namun tidak mempunyai lahan, sebaiknya hewan diikat atau dikandangkan. Jika hendak melepas di lahan orang lain, komunikasikan terlebih dahulu dengan pemilik lahan,” tegasnya.
Kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tala, seperti di Desa Telaga dan Tebing Siring. Namun, permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian enam ekor sapi tersebut
Baca kumpulan berita terpopuler RADAR BANJARMASIN di Google News. Klik di sini
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief