Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bersihkan Baju Bergetah dengan Minyak Tanah, Nenek-Nenek di HSU Malah Menderita Luka Bakar, Wajah Hingga Tangan Melepuh

M Akbar Radar Banjarmasin • Sabtu, 29 November 2025 | 09:14 WIB
KORBAN:Siti Rahmah (60), warga Desa Sungai Tabukan, Kabupaten HSU dibawa ke RSUD Pambalah Batung Amuntai untuk mendapatkan perawatan akibat menderita luka bakar, Jumat (28/11/2025).
KORBAN:Siti Rahmah (60), warga Desa Sungai Tabukan, Kabupaten HSU dibawa ke RSUD Pambalah Batung Amuntai untuk mendapatkan perawatan akibat menderita luka bakar, Jumat (28/11/2025).

AMUNTAI – Siti Rahmah, seorang nenek berusia 60 tahun mengalami luka bakar saat berada di rumah anaknya di Desa Sungai Tabukan RT 07, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (28/11/2025).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.40 Wita ketika Siti akan membersihkan baju yang terkena getah menggunakan minyak tanah.

Pada saat bersamaan, Siti menyalakan kompor di dapur dan lupa bahwa lampu minyak serta pakaian yang dipegangnya mengandung bahan mudah terbakar.

Saat memutar pemantik kompor, minyak tanah tumpah dan menyambar baju yang sedang dibersihkan hingga api membakar tubuhnya.

Akibat kejadian itu, Siti mengalami luka bakar pada bagian bawah leher hingga hampir seluruh wajah, tangan kanan dari ujung jari sampai siku, serta bagian belakang telapak tangan kiri.

Petugas Damkar dari Dinas Satpol PP dan Damkar HSU yang tiba di lokasi melakukan pendataan kebakaran skala kecil dan memberikan pertolongan awal.

Korban kemudian disarankan segera mendapat perawatan medis dan akhirnya dibawa ke RSUD Pambalah Batung, Amuntai.

Anggota Damkar HSU, Edy Saputra, mewakili Kabid Linmas dan Damkar HSU menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Sementara itu, Kabid Linmas dan Damkar HSU, H Barkat Syahrul Kalam mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan minyak tanah dan peralatan dapur yang berpotensi memicu kebakaran.

Ia juga mengingatkan agar warga tidak melakukan aktivitas yang berisiko secara bersamaan, terutama saat menggunakan sumber api.

“Kami berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika menggunakan minyak tanah, lampu minyak, atau bahan mudah terbakar lainnya. Pastikan kondisi dapur aman dan tidak ada benda yang dapat memicu kebakaran,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025)

Diketahui, korban Siti Rahmah merupakan warga Desa Galagah Hulu, RT 01 yang saat kejadian sedang berada di rumah anaknya di Desa Sungai Tabukan.

Editor : Fauzan Ridhani
#minyak tanah #bahan mudah terbakar #luka bakar #Kabupaten Hulu Sungai Utara #nenek-nenek