Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jasad Lelaki Mengapung di Sungai Martapura, Penyebab Tenggelam Tetap Misteri

Maulana Radar Banjarmasin • Jumat, 12 Juli 2024 | 10:24 WIB
MENGAPUNG: Saksi Gunawan menahan jasad Wahyudinnor yang ia temukan di Sungai Martapura.
MENGAPUNG: Saksi Gunawan menahan jasad Wahyudinnor yang ia temukan di Sungai Martapura.

BANJARMASIN - Mayat laki-laki ini ditemukan mengapung di Sungai Martapura, Kamis (11/7) siang.

Titik penemuan berada di belakang posko polantas Jembatan Merdeka, Jalan Sudirman, Banjarmasin Tengah.

Saksi yang menemukan adalah Gunawan, 45 tahun. Warga Sungai Lulut, Banjarmasin Timur itu sedang menjala ikan.

Mulanya, Gunawan ragu bahwa yang melintas di samping perahunya adalah tubuh manusia. Ia lalu mendekat. Setelah yakin, Gunawan coba menahan jasad itu agar tak hanyut terbawa arus sungai. Sembari mengabari polisi yang sedang berjaga di pos.

Jasad itu kemudian ditepikan dan dievakuasi ke kamar pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Ulin untuk diperiksa.

Hasil pemeriksaan Satpolairud Polresta Banjarmasin mengungkap identitas jasad itu. Ia Wahyudinoor, 34 tahun.

Almarhum adalah warga Jalan Kelayan A Gang Taruna, Banjarmasin Selatan.

Keluarga sudah mencari-cari Gunawan sejak menghilang pada Senin (8/7) malam. Foto Gunawan menyebar di grup-grup WhatsApp.

"Benar, dia adalah pria yang dikabarkan hilang beberapa hari lalu," kata Kasat Polairud Polresta Banjarmasin AKP Dading Kalbu Adie.

Namun, keluarga menolak proses autopsi untuk mengungkap penyebab kematian. Alasannya, mereka ingin secepatnya menguburkan Wahyudi.

"Keluarga menganggap ini murni musibah dan mengikhlaskan kematian korban," ujarnya.

Dading menegaskan dirinya tidak akan berasumsi tentang penyebab tenggelamnya Wahyudi.

"Karena keluarga bersikeras untuk tidak diperiksa. Kami minta keluarga meneken surat pernyataan bermaterai dan mereka bersedia menandatangani," tutup Dading.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#banjarmasin #Sungai #Tenggelam #mayat #jenazah