Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Saat Berbaring, Ular Kobra Masuk Kolong Lemari

Arief • Selasa, 4 Juli 2023 | 07:42 WIB
EVAKUASI: Edy personel Damkar Kabupaten HSU, saat evakuasi kobra sembur di dalam rumah warga di Kelurahan Kebun Sari. | Foto: Akbar/Radar Banjarmasin
EVAKUASI: Edy personel Damkar Kabupaten HSU, saat evakuasi kobra sembur di dalam rumah warga di Kelurahan Kebun Sari. | Foto: Akbar/Radar Banjarmasin

AMUNTAI – Seorang warga dibuat panik saat melihat seekor ular kobra bersembunyi di kolong lemari.


Hal tersebut dialami Amat warga Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), saat sedang berbaring di rumahnya.

Entah berapa lama hewan tersebut bersarang, sampai akhirnya terlihat si pemilik rumah. Karena ular ini berbisa dan mematikan, Amat akhirnya melaporkan hal tersebut ke Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar HSU, Selasa (26/6).

Edy salah satu anggota Evakuasi Hewan dan Rescue dari Damkar HSU mengatakan, bahwa saat di lokasi, ular kobra masih berada di bawah lemari. Meski sebelumnya ular tersebut berada di bawah kasur.

"Kami gunakan tongkat penjepit khas evakuasi ular dan kaca mata, agar semburan bisa kobra tidak mengenai mata. Jika kena bisa iritasi berat sampai kebutaan," ujar Edy, Senin (3/7).

Saat ini ular bernama latin Spitting Cobra sudah diamankan di Kantor Dinas Pol PP dan Damkar, dan beberapa jenis ular hasil evakuasi sebelumnya. "Kami akan lepas di hutan yang jauh dari pemukiman warga dalam waktu dekat ini," ujarnya.



Sementara itu, Kepala Pol PP dan Damkar HSU, Asikin Noor melalui Kabid Linmas dan Damkar, Berkat Sahrul Kalam mengatakan, pihaknya saat ini masih kekurangan alat pelindung diri dalam evakuasi hewan maupun warga yang memerlukan pertolongan.

"Kami mengusulkan beberapa pengadaan APD lewat anggaran perubahan APBD 2023. Semoga usulan kami didengar pihak tim anggaran," ungkapnya.

Alat Pelindung Diri sangat penting dalam proses evaluasi, khususnya hewan berbisa dan anjing liar, terlebih yang rabies. "Saat ini permintaan evakuasi hewan terus meningkat dan kami selalu sigap untuk merespons," tegasnya. (mar) Editor : Arief
#Hewan Liar #ular