BANJARBARU - Tidak menentunya cuaca di wilayah Banjarbaru akhir-akhir ini membuat musibah puting beliung terjadi. Akibatnya, pada Senin (9/12) lalu, sebuah rumah warga di kawasan Jalan Trikora Kelurahan Landasan Ulin Tengah Liang Anggang roboh.
Dari informasi yang beredar baru-baru ini. Kejadian puting beliung ini terjadi pada kisaran pukul 10.00 Wita. Untuk korban diketahui bernama Suhaimi (40). Rumahnya porak poranda usai diterjang angin puting beliung.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Dari data pihak BPBD, bahwa kejadian ini tak menelan korban luka maupun jiwa.
"Benar ada puting beliung. Untuk dampaknya satu buah rumah serta satu buah bengkel rusak berat 100 persen," kata Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Surianoor Akhmad Kasubdit Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarbaru, Bahrani, kemarin (10/12).
Bahrani menegaskan dalam musibah ini tidak ada korban jiwa. Meski begitu, dari hasil pendataan pihaknya di lokasi. Kejadian ini ditaksir memakan kerugian mencapai Rp70 juta.
Soal penyebab mengapa bangunan ini bisa sampai roboh. Bahrani menduga jika selain karena kekuatan terjangan puting beliung, juga dipengaruhi oleh kondisi pondasi bangunan yang kurang kokoh.
"Dari informasi petugas kita yang melakukan pendataan di lokasi bahwa bangunannya sudah lapuk. Sehingga mudah roboh," katanya.
Kejadian puting beliung ini sendiri menambah daftar kejadian serupa di Banjarbaru selama kurun waktu satu tahun terakhir. Menurut Bahrani, selama 2019 kejadian puting beliung telah terjadi selama empat kali dengan yang sekarang. "Untuk kejadian ini merupakan yang keempat kalinya terjadi di tahun ini," pungkasnya. (rvn/bin/ema)
Editor : Muhammad Helmi