32.1 C
Banjarmasin
Sunday, 5 February 2023

Kerbau Sering Bikin Kecelakaan di Jorong, Para Peternak Segera Dipanggil

PELAIHARI – Mengantisipasi kembali terjadinya kecelakaan antara pengguna jalan dengan hewan ternak, dalam hal ini Kerbau. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut (Tala) bersama Polsek Jorong berencana mengumpulkan para peternak kerbau yang berada di wilayah Kecamatan Jorong.

“Pertemuan nanti bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada peternak agar memelihara ternaknya di dalam kandang atau diikat, jangan sampai ada ternak yang berkeliaran bebas di jalan raya,” ungkap Kapolres Tala, AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kasat Lantas AKP Supriyatno, Selasa (24/1).

Dikatakannya, jika hewan ternak tersebut dibiarkan berkeliaran bebas di jalan raya bisa mengganggu pengguna jalan, bahkan bisa menyebabkan kecelakaan, seperti yang terjadi beberapa hari lalu.

Baca Juga :  Tergelincir karena Tumpahan Oli

Selain mengumpulkan peternak, lanjut Supriyatno, pihaknya nantinya juga akan memasang rambu-rambu dan tulisan-tulisan yang mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati, karena jalan tersebut sering dilalui ternak liar.

“Untuk pemasangan rambu-rambu lalu lintas akan kami koordinasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub), karena merekalah yang memiliki wewenang,” ungkapnya.

ANTISIPASI: Kasat Lantas Polres Tala, AKP Supriyatno membeberkan rencana pihaknya mengumpulkan para peternak kerbau di Kecamatan Jorong agar tidak melepas liarkan ternaknya. | Foto: NORSALIM YAHYA/RADAR BANJARMASIN

Supriyanto mengungkapkan, jalan-jalan di Kecamatan Jorong memiliki potensi kecelakaan yang cukup tinggi, selain jalannya lurus juga jalannya ada yang menikung tajam.

“Meski jalan itu lurus dan mulus potensi kecelakaan itu masih ada, begitu pula jalan yang menikung. Oleh karena itu kita harus selalu berhati-hati saat berkendara,” imbaunya.

Rencana dikumpulkannya pemilik ternak kerbau di Kecamatan Jorong oleh pihak kepolisian merupakan tindak lanjut dari kecelakaan antara pengguna jalan dengan hewan ternak yang terjadi beberapa waktu lalu. Bahkan menurut keterangan warga sekitar, kejadian kecelakaan tersebut sudah sering terjadi. (sal).

Baca Juga :  Sopir Truk Fuso yang Melindas Bocah 6 Tahun di HST Berpeluang Bebas

PELAIHARI – Mengantisipasi kembali terjadinya kecelakaan antara pengguna jalan dengan hewan ternak, dalam hal ini Kerbau. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut (Tala) bersama Polsek Jorong berencana mengumpulkan para peternak kerbau yang berada di wilayah Kecamatan Jorong.

“Pertemuan nanti bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada peternak agar memelihara ternaknya di dalam kandang atau diikat, jangan sampai ada ternak yang berkeliaran bebas di jalan raya,” ungkap Kapolres Tala, AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kasat Lantas AKP Supriyatno, Selasa (24/1).

Dikatakannya, jika hewan ternak tersebut dibiarkan berkeliaran bebas di jalan raya bisa mengganggu pengguna jalan, bahkan bisa menyebabkan kecelakaan, seperti yang terjadi beberapa hari lalu.

Baca Juga :  Ada Apa..? Informasi Kecelakaan Sedan Mewah Nopol DA 1 MAM Disimpan Rapat

Selain mengumpulkan peternak, lanjut Supriyatno, pihaknya nantinya juga akan memasang rambu-rambu dan tulisan-tulisan yang mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati, karena jalan tersebut sering dilalui ternak liar.

“Untuk pemasangan rambu-rambu lalu lintas akan kami koordinasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub), karena merekalah yang memiliki wewenang,” ungkapnya.

ANTISIPASI: Kasat Lantas Polres Tala, AKP Supriyatno membeberkan rencana pihaknya mengumpulkan para peternak kerbau di Kecamatan Jorong agar tidak melepas liarkan ternaknya. | Foto: NORSALIM YAHYA/RADAR BANJARMASIN

Supriyanto mengungkapkan, jalan-jalan di Kecamatan Jorong memiliki potensi kecelakaan yang cukup tinggi, selain jalannya lurus juga jalannya ada yang menikung tajam.

“Meski jalan itu lurus dan mulus potensi kecelakaan itu masih ada, begitu pula jalan yang menikung. Oleh karena itu kita harus selalu berhati-hati saat berkendara,” imbaunya.

Rencana dikumpulkannya pemilik ternak kerbau di Kecamatan Jorong oleh pihak kepolisian merupakan tindak lanjut dari kecelakaan antara pengguna jalan dengan hewan ternak yang terjadi beberapa waktu lalu. Bahkan menurut keterangan warga sekitar, kejadian kecelakaan tersebut sudah sering terjadi. (sal).

Baca Juga :  Pantas Sering Habis, Satpol PP Temukan Gas Melon Dijual ke Pengecer

Trending

Haul Guru Sekumpul

Dapatkan update terkini berita tentang Haul ke-18 Guru Sekumpul tahun 2023

Berita Terbaru