27.1 C
Banjarmasin
Saturday, 3 June 2023

Sama Terluka, Kemungkinan Saling Lapor

BANJARMASIN – Kasus penganiayaan yang terjadi di perempatan Jalan Pangeran Antasari masih belum terang benderang. Ada dua orang terluka dalam pertikaian itu.

Personel Polsek Banjarmasin Tengah telah mengamankan seorang pria yang diduga melakukan penusukan. Namun, penyidik belum menyimpulkan siapa yang menjadi korban maupun pelakunya.

03-Wedding-Package-favehotel-Banjarbaru-2023

“Pastinya ada 2 orang terluka. Salah satunya belum bisa dimintai keterangan lantaran masih penanganan intensif tenaga medis RSUD Ulin,” terang Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin, Iptu Hendra Agustian Ginting mewakili Kapolsek Kompol Pujie Firmansyah, kemarin (17/2).

Dua orang terluka adalah Yahya (37) warga Pekapuran Ujung Rt 20 Kelurahan Karang Mekar Banjarmasin Timur, dan Elang Suryanata (25) warga Jalan Pangeran Antasari Gang Setia Rt 01 Kelurahan Kelayan Luar Banjarmasin Tengah.

Baca Juga :  Viral Siswa Adu Jotos, Ternyata di SMK 2 Amuntai

Ginting menjelaskan pria yang sudah diamankan Murjani (41) warga Jalan Pekapuran Laut Banjarmasin Tengah, bersama barang bukti senjata tajam. Dia datang menyerahkan diri pada Jumat (17/2) dini hari ke markas Polsek Banjarmasin Tengah Jalan Meratus, Banjarmasin.

Disebut Ginting, dari keterangan Yahya, sebelumnya dari dalam warungnya mendengar ada yang melempar batu ke atas atap seng. Ia lalu keluar menengoknya. Dilihatnya hanya ada Elang sedang berdiri.

Yahya lalu menghampiri, dan menanyakan siapa yang melempar ke atap warungnya. Elang tak terima dituduh. Lalu mengambil kayu yang berjarak sekitar 10 meter dari berdiri. Lantas menanyakan balik kenapa menuduh dirinya.

Situasi mulai memanas, korban masuk ke dalam warung mengambil senjata tajam jenis pisau dari dapur dan mendekati Elang. Elang memegang kayu, sedangkan Yahya mempersenjatai diri dengan pisau. Namun, mereka hanya cekcok mulut.

Baca Juga :  Aksi Kriminalitas di Jalan Ahmad Yani: Mengejar hingga Menyabetkan Parang

Elang memilih menjauh, dan meninggal lokasi pertikaian. Selang 3 menit rupanya membawa teman. Murjanilah mengemudikan motor berboncengan. Mereka menghampiri Yahya sambil duduk di atas motor. Seketika itu Yahya menikamkan pisaunya ke arah Elang, hingga mengenai paha sebelah kiri.

Murjani membalaskan serangan Yahya. Ia turun dari motor, lalu mengeluarkan pisau belati dari pinggangnya dan mengejar Yahya. Sambil mengejar itu, Murjani terus mengayunkan pisaunya berkali-kali ke arah punggung belakang, hingga akhirnya Yahya terluka dan tumbang di depan toko Mas Anton persis di persimpangan.

“Ada kemungkinan antara Yahya dan Elang saling lapor. Yahya melaporkan Murjani, Elang melaporkan Yahya,” ujar Ginting.(lan/az/dye)

Buntut Cekcok Berdarah Depan THM: Komisi II Bakal Sidak, Izin Usaha Terancam Dicabut

Insiden cekcok berdarah yang terjadi di dekat sebuah tempat hiburan malam (THM) di Banjarbaru pada Kamis (25/5) dini hari, jadi sorotan dari Anggota DPRD Banjarbaru, HR Budiman.

Temui Kami di Medsos:

Terpopuler

Berita Terbaru