34.1 C
Banjarmasin
Kamis, 28 September 2023

Ditahan karena Membuat Berkas Pencairan Anggaran

BANJARBARU – ASN berinisial MJS telah resmi ditahan Kejaksaan Negeri Banjarbaru, dan dititipkan di Lapas Banjarbaru. Lantas apa perannya dalam kasus korupsi pengadaan iPad di lingkungan DPRD Kota Banjarbaru yang menyeret dua ASN itu?

Kasi Pidsus Kejari Banjarbaru, Sugeng Wibowo mengungkap peran MJS dalam penanganan kasus korupsi tahap II ini. Sugeng membeberkan di tahun 2020 lalu, ada pengadaan iPad di Sekretariat DPRD Banjarbaru.

Tersangka MJS bertindak sebagai pejabat PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) di dalam proses pengadaan tersebut.

03-Wedding-Package-favehotel-Banjarbaru-2023

“Bersama pengguna anggaran, pengadaan itu tepatnya di bulan Desember 2020. Keduanya membuat berita acara bahwasanya iPad itu sudah ada,” ucap Sugeng Wibowo didampingi Kasi Intel Kejari Banjarbaru Essandra Aneksa, Selasa (11/09) siang.

Baca Juga :  Mardani Janji Menulis Buku, Kisah Kebebasannya yang Dirampas

Setelah surat tersebut dibuat, ternyata iPad malah belum ada. Diketahui, surat tersebut dibuat hanya untuk mencairkan anggaran yang ada. “Sehingga proses pencairan dari Rp600 juta itu bisa dicairkan,” sebut Sugeng.

Setelah dua bulan berselang, tepatnya pada Februari dan Maret, iPad hasil pengadaan tersebut datang. “Tapi, tidak sesuai dengan spek yang tertulis di dalam penganggaran,” ungkap Sugeng.

Hendak Dilelang KPK, Begini Kondisi Terkini Aset Wahid

Sejumlah aset sitaan dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Bupati HSU Abdul Wahid akan dilelang pada Jumat 6 Oktober 2023. Tidak hanya tanah, juga bangunan di atasnya. Lantas bagaimana kondisi aset itu sekarang?

Temui Kami di Medsos:

Terpopuler

Berita Terbaru