Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bocah Introvert Raih Nanang Favorit Kalsel 2025

M Akbar Radar Banjarmasin • Minggu, 14 Desember 2025 | 15:53 WIB

MEMUKAU: Muhammad Aldric Al Fayyadh menampilkan tarian seni kuda gipang pada ajang Nanang Galuh Cilik tingkat Kalsel tahun 2025 di Gedung Mahligai Pancasila Kota Banjarmasin.
MEMUKAU: Muhammad Aldric Al Fayyadh menampilkan tarian seni kuda gipang pada ajang Nanang Galuh Cilik tingkat Kalsel tahun 2025 di Gedung Mahligai Pancasila Kota Banjarmasin.
AMUNTAI – Sorot lampu panggung Pemilihan Nanang Galuh Cilik Kalimantan Selatan 2025 menjadi saksi keberanian seorang bocah sembilan tahun yang menaklukkan ketakutannya sendiri. Muhammad Aldric Al Fayyadh berhasil meraih gelar Nanang Favorit Kalimantan Selatan 2025, membuktikan bahwa anak introvert pun bisa bersinar di atas panggung.

Ajang yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila Kota Banjarmasin pada 8-9 Desember 2025 menjadi medan pertempuran batin bagi Aldric. Di balik penampilan tenangnya di hadapan ratusan penonton, tersimpan perjuangan melawan rasa takut yang menggerogoti seorang anak pemalu.

"Saya ingin ikut melestarikan kebudayaan Banjar sejak dini," ujar siswa kelas IV SDN Murung Sari 1 Amuntai ini kepada media, Minggu (14/12/2025).

Baca Juga: Tinggal Hitungan Hari, PUPR HSU Tekan Rekanan Rampungkan Proyek

Warisan Budaya dari Keluarga Berprestasi

Kecintaan Aldric pada budaya Banjar bukan tanpa akar. Ia tumbuh dari keluarga yang memiliki rekam jejak gemilang dalam ajang kebudayaan daerah.

Sang bunda, dr. Amalia Ahdiah, M.Kes., M.Biomed, merupakan mantan Finalis Galuh Banjar Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2004 dan 2007, serta Finalis Putri Sasirangan Provinsi 2009. Sementara ayahnya, M. Arya Yuwana yang kini menjabat sebagai Camat Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara, juga pernah menorehkan prestasi sebagai Finalis Nanang Banjar 2007 dan Finalis Putra Sasirangan Provinsi 2009.

Baca Juga: Korban Trauma Banjir, Psikolog Ingatkan Pemko Banjarmasin Tak Lupakan Penanganan Pascabencana

Lingkungan keluarga inilah yang menjadi tempat bersemi ketertarikan Aldric untuk terjun ke dunia pelestarian budaya. Baginya, ajang Nanang Galuh Cilik bukan sekadar lomba, melainkan wadah menjaga kebudayaan Banjar tetap hidup di tengah gempuran teknologi modern.

Latihan Keras Selama Sebulan

Persiapan Aldric tidak main-main. Selama kurang lebih satu bulan, ia melatih berbagai keterampilan yang dibutuhkan untuk tampil maksimal.

Baca Juga: Petani Tua di Balangan Tewas Digigit Ular Saat Tidur Siang di Rumah

Perkenalan diri dalam bahasa Inggris, pembuatan pantun dengan irama khas Banjar, hingga penguasaan tari tradisional menjadi menu latihan hariannya. Latihan menari tidak hanya fokus pada gerakan, tetapi juga penguasaan kuda gipang dan ketepatan hentakan kaki dengan irama musik.

Melawan Ketakutan Terbesar

Tantangan terbesar justru datang dari dalam diri. Sebagai anak berkepribadian introvert, tampil di atas panggung dengan mikrofon dan menjadi pusat perhatian ratusan pasang mata adalah mimpi buruk.

Baca Juga: Siring Laut Kotabaru Jadi Surga Kuliner, Hampir Ratusan Pedagang Berjualan saat Car Free Day

Namun Aldric memilih melawan kecemasan itu. Perlahan, ketakutan berubah menjadi keberanian. Hari penampilan tiba, Aldric mendapat nomor urut 25 dari total 39 peserta.

Meski sempat berdebar, suasana kebersamaan dengan sesama finalis membuatnya lebih rileks. Berkat persiapan matang, Aldric tampil menikmati setiap detik di atas panggung.

Nanang Favorit Kalsel 2025

Baca Juga: Kebakaran di Rental PS Catz Games Banjarmasin, Ini Kesaksian Pengunjung

Usaha keras membuahkan hasil manis. Aldric dinobatkan sebagai Nanang Favorit Kalimantan Selatan 2025, sebuah pencapaian yang membuatnya terharu sekaligus bahagia.

"Ini pengalaman pertama saya mengikuti lomba, dan saya bersyukur bisa menjadi salah satu pemenang," katanya.

Ke depan, Aldric berencana kembali mengikuti ajang serupa dengan persiapan lebih matang. Pengalaman tahun ini menjadi bekal berharga untuk melangkah lebih percaya diri.

Baca Juga: Pelayanan Publik Jemput Bola Hadir di Teluk Kepayang

Dukungan mengalir dari berbagai pihak, mulai dari orang tua, keluarga besar, sekolah, pelatih, hingga masyarakat Hulu Sungai Utara. Pemerintah daerah, termasuk Bupati Hulu Sungai Utara H. Sahrujani, juga memberikan dukungan penuh.

Dari seorang anak pendiam, Aldric membuktikan bahwa keberanian dapat tumbuh ketika tekad, dukungan keluarga, dan kecintaan pada budaya berpadu di satu panggung yang sama. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#pelestarian budaya Banjar #Nanang Galuh Cilik 2025 #Muhammad Aldric Al Fayyadh #anak introvert juara lomba #Nanang Favorit Kalimantan Selatan