Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Susur Sungai ke Basirih, Jumatan di Pulau Laut

Arief • Sabtu, 4 Juni 2022 | 16:08 WIB
SAMBUT HANGAT: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina disambut masyarakat Basirih. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN 
SAMBUT HANGAT: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina disambut masyarakat Basirih. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN 
Sandiaga Uno mengunjungi Banjarmasin, Kotabaru dan Banjarbaru kemarin (3/6). Pejabat 52 tahun itu batal menginap di Kalsel karena hendak menonton Formula E di Jakarta hari ini (4/6).

- Oleh: OSCAR FRABY, SUTRISNO dan JUMAIN

EMAK-EMAK di Banjarmasin Selatan terkesima melihat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

"Ternyata ganteng sekali," tutur Diani, warga sekitar.

Dia akhirnya mengerti mengapa banyak ibu-ibu yang mengidolakan mantan calon wakil presiden pada Pilpres 2019 itu.

"Orangnya tinggi dan putih. Apalagi senyumnya, manis sekali,” selorohnya.

Sandi mengunjungi Makam Hamid bin Abbas Bahasyim atau Kubah Habib Basirih yang masuk 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Sama saja dengan Halimah, dia juga kegirangan melihat Sandi. "Selama ini kan hanya melihat di layar di televisi," tuturnya.

Naik kelotok, Sandi sempat merasakan sensasi susur sungai. Wisata andalan Banjarmasin.

Setelah menyusuri Sungai Martapura, Sandi berani menyebut Kota Seribu Sungai memiliki potensi wisata paket komplet.

"Selain wisata alam, juga ada wisata religi. Sehabis susur sungai, berziarah ke Basirih," ujarnya.

Menurutnya, alam Basirih juga menawarkan keindahan lokal yang khas. Tentu harus ada nilai lebih lain yang dijual.

"Saya juga dapat laporan, ada sekitar 100 ribu orang yang datang berziarah ke sini," tambahnya.

Masuk 50 besar di ajang Kemenparekraf, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berjanji akan mengembangan Kubah Habib Basirih.

"Keberadaan warga sekitar juga akan diberdayakan," jaminnya.

Mengacu data, pada tahun 2021, ada 1.831 desa wisata di Indonesia. Harapannya, tahun ini ada tiga ribu desa wisata yang terjaring untuk dikembangkan.

Pada hari yang sama, Sandi juga mengunjungi Kampung Laut di Kabupaten Kotabaru.

Mengunjungi Festival Budaya Saijaan yang termasuk Kharisma Event Nusantara.

Mendarat di Bandara Gusti Sjamsir Alam sekitar jam 11 siang, Sandi menunaikan salat Jumat di Masjid Raya Khusnul Khotimah.

Pertama-tama ia menandatangani pencanangan Desa Wisata Rampa Berkah di Kampung Laut.

Lalu menaiki Kapal Bangau bersama bupati dan wabup menuju Siring Laut. Di sana, masyarakat sudah menunggu. Berebut hendak berfoto dengan Sandi.

Terakhir, meresmikan gedung Tourist Information Center yang dibangun Pemkab Kotabaru.

"Saya sebenarnya ingin menginap, tapi mendadak ada tugas mendampingi presiden pada acara Formula E besok," ujarnya.

Sandi berjanji akan datang lagi. "Insyaallah kemari lagi. Saya ingin melihat Pantai Teluk Tamiang, Tanjung Kunyit dan Pantai Gedambaan," tambahnya.

Sorenya, Sandi melesat ke Kota Banjarbaru. Di Mess L di pertigaan Jalan Garuda, dia menjadi narasumber.

Di sini, ia berjanji akan membantu pelaku seni kriya asal Kota Idaman.

"Banjarbaru telah memilih kriya sebagai subsektor unggulan. Dalam satu tahun ke depan, dipastikan pelaku ekonomi kreatif kriya akan terfasilitasi," kata Sandi.

Kriya adalah karya seni terapan yang meliputi seni keramik, seni ukir atau seni tekstil.

"Kami sudah melihat karya terbaik kriya di Banjarbaru. Seperti kalung," sebutnya.

Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono senang dengan cara Sandi menyemangati pelaku UMKM di tempatnya.

"Karena Banjarbaru tidak punya wisata alam yang bisa diunggulkan, hanya UMKM yang bisa dikembangkan," pungkasnya. (gr/fud) Editor : Arief
#Tokoh #Wisata #Kunjungan