Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Konflik Iran Ganggu Persiapan Irak Menuju Piala Dunia 2026, Graham Arnold Merasa Dirugikan

admin • Rabu, 11 Maret 2026 | 13:13 WIB

TERGANGGU: Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold (kanan) menyebut konflik Iran menganggu persiapan mereka jelang play-off antarkonfederasi menuju Piala Dunia 2026.
TERGANGGU: Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold (kanan) menyebut konflik Iran menganggu persiapan mereka jelang play-off antarkonfederasi menuju Piala Dunia 2026.

BAGDAD - Pelatih tim nasional Irak, Graham Arnold, meminta penundaan laga play-off antarkonfederasi menuju Piala Dunia 2026.

Permintaan itu muncul karena situasi keamanan di Timur Tengah yang memengaruhi mobilitas tim Irak.

Irak dijadwalkan menjalani laga krusial melawan pemenang duel antara Bolivia dan Suriname pada 31 Maret 2026. Pertandingan tersebut rencananya digelar di Monterrey, Meksiko.

Laga tersebut akan menentukan satu tiket terakhir menuju putaran final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni 2026.

Namun, persiapan Irak menghadapi pertandingan penting itu terhambat. Konflik yang melibatkan Iran dengan koalisi Amerika Serikat dan Israel berdampak langsung pada jalur penerbangan di kawasan Timur Tengah.

Sejak akhir Februari, ruang udara Irak ditutup sebagai langkah keamanan. Situasi ini membuat federasi sepak bola Irak kesulitan mengatur perjalanan pemain dan staf menuju Meksiko.

Arnold mengaku kondisi tersebut sangat merugikan timnya. Ia khawatir Irak tidak bisa menurunkan skuad terbaik jika masalah perjalanan belum terselesaikan.

Menurut pelatih asal Australia itu, laga play-off nanti merupakan pertandingan paling penting bagi sepak bola Irak dalam beberapa dekade terakhir.

“Kalau kami hanya mengandalkan pemain yang bermain di luar Irak, tentu itu bukan tim terbaik kami. Padahal ini pertandingan terbesar bagi negara ini dalam 40 tahun,” kata Arnold.

Irak terakhir kali tampil di putaran final Piala Dunia pada edisi 1986. Sejak saat itu, mereka belum pernah lagi kembali ke panggung sepak bola terbesar di dunia.

Arnold menegaskan bahwa antusiasme masyarakat Irak terhadap sepak bola sangat besar. Karena itu, ia ingin timnya memiliki kesempatan tampil dengan kekuatan penuh.

Editor : Arief
#timnas irak #piala dunia