Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bulog Kalsel Targetkan Serap Hingga 22.532 Ton Gabah dan Beras di Kalsel

Raudah Anisya • Rabu, 25 Februari 2026 | 11:34 WIB

SAPA PETANI:Perum Bulog Kanwil Kalsel gencarkan serapan gabah dan beras mulai awal tahun 2026.
SAPA PETANI:Perum Bulog Kanwil Kalsel gencarkan serapan gabah dan beras mulai awal tahun 2026.

BANJARMASIN - Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) di tahun 2026 ditarget menyerap gabah atau beras dari petani di Kalsel sebesar 22.532 ton. Angka tersebut setara dengan rincian serapan gabah sebanyak 10.221 ton dan beras sebanyak 17.340 ton.

Atas target itu, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Kalsel, Muhammad Akbar Said optimis bisa tercapai seperti tahun tahun sebelumnya.

"Apalagi dengan sinergi bersama Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri yang bersama-sama melakukan pemantauan ke daerah-daerah yang menjadi sentral panen. Saya percaya penyerapan gabah dan beras di Provinsi Kalsel bisa terserap secara optimal kembali sama seperti tahun lalu," tegasnya.

Dari hasil koordinasi dan pantauan di lapangan, puncak panen di sejumlah daerah di Kalsel diprediksi pada bulan Maret dan April 2026. Namun demikian, di beberapa daerah seperti Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala (Batola) juga sudah mulai panen dan sudah mulai diserap oleh Perum Bulog Kanwil Kalsel.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga memberitahukan ada harga gabah jatuh atau dibeli dengan harga di bawah Harga Pokok Penjualan (HPP). Untuk itulah Bulog meminta agar petani atau masyarakat untuk segera melaporkan ke Perum Bulog terdekat, kepada penyuluh atau kepada Babinsa agar gabah petani tersebut dapat diserap oleh Bulog sesuai harga yang ditetapkan oleh Pemerintah

"Ini sebagai upaya kita bersama agar tidak ada lagi gabah petani yang di jual dibawah HPP sebesar Rp6.500 per kilogram," pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#kalimantan selatan #perum bulog #banjarmasin #gabah #Beras