Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dari Persalinan hingga Perawatan Bayi, Evi Buktikan Peserta JKN Dapat Hak Kesehatan Penuh

M Akbar Radar Banjarmasin • Senin, 22 September 2025 | 19:14 WIB
Foto: Evi Agustina
Foto: Evi Agustina

BARABAI - Bagi Evi Agustina (30), kelahiran anak kelima bukan hanya momen bahagia, tapi juga pengingat betapa pentingnya memiliki perlindungan kesehatan. Ia bersyukur bisa menjalani proses persalinan normal di RSUD H Damanhuri Barabai tanpa harus mengkhawatirkan biaya sedikit pun, berkat kepesertaannya dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Kalau harus bayar sendiri, pasti berat sekali. Biaya persalinan bisa puluhan juta, apalagi kalau harus operasi. Untungnya saya peserta JKN, jadi kami merasa ini keputusan yang sangat tepat," ujarnya, belum lana tadi.

Evi mengaku, pelayanan yang ia terima selama menjalani persalinan sangat memuaskan. Meski menggunakan JKN, ia tetap mendapatkan ruang rawat inap yang layak, pendampingan tenaga medis yang profesional, dan seluruh prosedur medis berjalan sesuai standar.

“Dari awal masuk rumah sakit sampai pulang, semuanya ditangani dengan baik. Dokternya jelas saat memberi penjelasan, perawatnya sigap, dan tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien umum dan peserta JKN. Saya merasa nyaman dan sangat terbantu,” ungkapnya.

Tak hanya proses persalinan, Evi juga merasa dilayani dengan baik saat masa pemulihan pasca melahirkan. Petugas dengan sabar menjelaskan prosedur kontrol ibu pasca-persalinan, serta informasi lanjutan mengenai pemeriksaan bayi di fasilitas kesehatan terdekat.

“Saya diberi tahu, untuk kontrol tidak perlu jauh-jauh. Cukup ke FKTP yang sudah terdaftar. Ini sangat membantu, apalagi kalau harus membawa bayi baru lahir. Bisa lebih dekat, tidak repot, dan tetap gratis. Benar-benar meringankan,” kata Evi.

Dalam kesempatan yang sama, Evi juga menyempatkan diri mendaftarkan bayinya yang baru berusia dua minggu sebagai peserta JKN. Menurutnya, proses administrasi kini jauh lebih mudah berkat hadirnya layanan digital seperti PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp).

“Ternyata sekarang bisa daftar lewat PANDAWA. Petugasnya juga cepat tanggap. Mungkin ke depan saya akan pakai layanan itu, karena semua informasi dan pengaduan juga bisa diakses dari sana. Ini kemudahan yang patut dirasakan peserta JKN lainnya,” imbuhnya.

Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi Evi. Ia menekankan pentingnya memiliki jaminan kesehatan, baik bagi yang sudah berkeluarga maupun yang masih lajang. Menurutnya, perlindungan kesehatan bukan sekadar formalitas, tetapi langkah antisipasi yang nyata.

“Kita tidak pernah tahu kapan sakit itu datang. Dengan menjadi peserta JKN, kita sudah mengambil langkah pencegahan yang bijak. Saya sangat bersyukur sudah terdaftar, dan berharap masyarakat juga bisa merasakan manfaatnya. Jangan ditunda,” tutup Evi.

Editor : Fauzan Ridhani
#peserta jkn #perlindungan kesehatan #Barabai #BPJS Kesehatan #perawatan bayi