Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Parkir Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru Sudah Cashless, Waspada Mobil Bisa Tertahan di Sini

M Fadlan Zakiri • Jumat, 17 November 2023 | 10:01 WIB

 

LEWAT GERBANG: Parkir Bandara Syamsudin Noor sudah menerapkan cashless untuk pengunjung sejak Rabu (15/11) tadi.
LEWAT GERBANG: Parkir Bandara Syamsudin Noor sudah menerapkan cashless untuk pengunjung sejak Rabu (15/11) tadi.
BANJARBARU – Pembayaran parkir bandara dengan sistem cashless telah resmi diterapkan di Syamsudin Noor Banjarbaru sejak Rabu (15/11) tadi. Penumpukan mobil terjadi di gerbang keluar parkir, lantaran pengunjung masih banyak yang belum memiliki kartu uang elektronik.

Sopir travel asal Tanjung Tabalong, Raka contohnya. Belum memiliki kartu maupun saldo uang elektronik. Beruntung di dekat gerbang keluar, terdapat sejumlah mobil bank keliling yang memberikan layanan penjualan kartu dan isi saldo uang elektronik. "Tidak tahu kalau hari ini harus bayar non tunai. Jadi terpaksa beli kartunya dulu," katanya.

Hal serupa dialami Rina Agustina. Warga Banjarmasin ini juga belum mengetahui adanya kebijakan cashless tersebut. Meski sudah memiliki kartu uang elektronik, Rina tetap mengantre di layanan mobil bank keliling untuk mengisi saldo. "Saat dicoba, tidak bisa. Ternyata saldonya tidak cukup. Jadi harus diisi dulu," ujarnya.

Pola pembayaran non tunai yang diterapkan pihak Bandara Internasional Syamsudin Noor ini mendapat perhatian kalangan pengusaha agen travel di Kota Banjarbaru. Salah satunya Fikri. Pemuda yang juga berprofesi sebagai tour guide itu menilai bahwa kebijakan ini memiliki dampak positif dan negatif bagi masyarakat.

Negatifnya, beberapa orang mungkin menghadapi tantangan atau ketidaknyamanan dalam beralih ke metode pembayaran non-tunai. Terutama bagi mereka yang belum terbiasa, atau tidak memiliki akses ke teknologi tersebut. “Selain itu, beberapa orang mungkin memiliki kekhawatiran terkait keamanan data elektronik,” ucapnya. Menurutnya, diperlukan pendekatan agar masa transisi ini tidak memberikan dampak negatif bagi sebagian pengguna.

Kendati demikian, Fikri menilai penerapan pembayaran parkir non-tunai sangat positif dalam mendorong digitalisasi transaksi di sektor pelayanan publik. Dengan metode cashless, manajemen bandara tidak hanya meningkatkan efisiensi dalam layanan parkir. Namun, juga merespons kebijakan pemerintah terkait percepatan digitalisasi, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 dan regulasi lainnya. “Langkah ini tidak hanya menciptakan pengalaman pengguna yang lebih cepat dan sederhana. Namun, juga sejalan dengan arus global menuju ekosistem pembayaran yang lebih modern,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini wajar dilakukan. Sebagai ikon kebanggaan masyarakat Banua, Bandara Internasional Syamsudin Noor menunjukkan komitmen dalam mengadopsi teknologi terkini. Demi memberikan layanan yang optimal. “Implementasi pembayaran cashless ini akan menjadi model bagi sektor lain untuk mengikuti jejak digitalisasi, dan memberikan kontribusi positif pada transformasi teknologi di Indonesia,” harapnya.

Diatasi Mobil Layanan Bank

Stakeholder Relation Manager Bandara Syamsudin Noor, Iwan Risdianto mengatakan penumpukan itu terjadi karena ketidaktahuan pengunjung dengan kebijakan non-tunai tersebut.

Namun, kendala yang terjadi di gerbang keluar parkir bandara langsung teratasi dengan kehadiran mobil layanan sejumlah bank. Mereka akan membuka pelayanan di situ selama beberapa hari ke depan. "Kami sudah minta kepada para bank membuka pelayanan sampai tujuh hari ke depan," katanya.

Layanan kartu uang elektronik juga disediakan di terminal kedatangan dan keberangkatan. "Khusus di gerbang keluar, layanan bank dibuka sejak pagi hingga siang. Sementara di terminal kedatangan dan keberangkatan bisa sampai sore," jelas Iwan.

Iwan mengimbau pengunjung Bandara Syamsudin Noor agar bisa menyiapkan secara mandiri uang elektronik. "Kartu uang elektronik bisa dibeli sendiri di toko-toko retail sebelum bepergian ke bandara," jelasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Bandara Syamsuddin Noor #Parkir #banjarbaru