“Penjualan produk kosmetik Wardah di Kalsel selalu menembus peringkat lima besar di Indonesia. Produk seperti skin care dan sun screen jadi andalan penjualan kami, karena tingkat permintaannya selalu tinggi,” sebut wanita yang akrab disapa Dila ini.
Ditambahkan Dila, dalam sebulan penjualan produk kosmetik buatan dalam negeri ini bisa mencapai ratusan ribu item. “Target market kami memang kalangan wanita, terutama kalangan dewasa dan pelajar. Selain itu, kami juga mencoba melakukan penetrasi pasar dengan menyasar kaum Adam dengan menyediakan produk kosmetik khusus pria, yakni Kahf,” sambungnya.
Yang tak kalah penting, dalam meningkatkan angka penjualan, Dila juga menjalankan berbagai strategi. “Antara lain, dengan rajin menjalin komunikasi dengan toko-toko kosmetik di Kalsel. Selain itu, kami juga menjalin kemitraan dengan para celebgram dan Key Opinion Leader (KOL) lokal Kalsel lewat konten-konten yang mereka publikasikan ke media sosial (medsos). Yang tak kalah penting, kami juga menjalin kerja sama publikasi dengan media massa lokal Kalsel,” sambungnya.
Ke depan, Dila yakin produk kosmetik Wardah mampu menjadi market leader di Kalsel. “Tak dipungkiri persaingan dengan produk kosmetik impor juga cukup berat. Namun, kami optimistis Wardah akan jadi pilihan utama masyarakat Banua,” tandasnya.(oza/ij/oza) Editor : Arief