Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tips Memilih Warna Hijab Sesuai Undertone agar Wajah Terlihat Lebih Cerah

Tia Lalita Novitri • Senin, 23 Februari 2026 | 14:00 WIB

COOL: Meski netral, hijab berwarna putih lebih klop digunakan untuk pemilik undertone cool. (Foto: Freepik)
COOL: Meski netral, hijab berwarna putih lebih klop digunakan untuk pemilik undertone cool. (Foto: Freepik)

RADAR BANJARMASIN – Memilih warna hijab tidak hanya soal selera atau mengikuti tren. Warna yang tepat bisa membuat wajah terlihat lebih cerah, segar, dan glowing alami.

Sebaliknya, warna yang kurang sesuai justru membuat wajah tampak kusam atau pucat. Salah satu kunci penting yang sering diabaikan adalah memahami undertone kulit.

Undertone berbeda dengan warna kulit. Meski sama-sama berkulit terang atau sawo matang, setiap orang bisa memiliki undertone yang berbeda, yaitu warm, cool, atau neutral.

Dengan mengetahui undertone, kamu bisa lebih mudah menentukan warna hijab yang paling flattering. Berikut tips memilih hijab sesuai undertone kulit.

Cara sederhana mengenali undertone adalah dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan. Jika tampak kehijauan, kemungkinan kamu memiliki undertone warm. Jika terlihat kebiruan atau ungu, berarti cool. Jika sulit dibedakan atau campuran keduanya, kamu termasuk neutral.

Selain itu, perhatikan juga perhiasan yang paling cocok. Jika emas lebih menonjol di kulitmu, kemungkinan warm. Jika perak lebih cocok, kemungkinan cool.

Pemilik undertone warm biasanya cocok dengan warna-warna bernuansa hangat. Pilih hijab berwarna cream, beige, cokelat susu, olive, mustard, terracotta, atau peach.

Warna-warna ini membantu menonjolkan rona alami kulit sehingga wajah terlihat lebih hidup dan tidak pucat. Hindari warna abu-abu pucat atau pastel kebiruan karena bisa membuat wajah terlihat kusam.

Jika kamu memiliki undertone cool, pilih warna yang memiliki sentuhan biru atau pink. Misalnya dusty pink, mauve, lilac, baby blue, emerald, atau navy.

Warna-warna tersebut membantu wajah terlihat lebih segar dan cerah. Sementara itu, warna yang terlalu kuning atau oranye cenderung membuat kulit terlihat kurang seimbang.

Baca Juga: Tips Makeup Bukber yang Wudhu Friendly agar Tetap Fresh Saat Ramadan

Pemilik undertone neutral termasuk yang paling fleksibel. Kamu bisa memakai hampir semua warna, baik warm maupun cool.

Meski demikian, warna-warna soft seperti nude, taupe, soft grey, atau warna earthy tetap menjadi pilihan aman untuk tampilan sehari-hari yang elegan.

Selain undertone, perhatikan juga intensitas warna hijab. Jika kulitmu cenderung medium hingga tan, warna terlalu pucat bisa membuat wajah tampak flat.

Sebaliknya, warna yang terlalu gelap juga bisa membuat wajah terlihat lebih keras. Pilih warna yang kontras namun tetap harmonis dengan kulit agar penampilan terlihat seimbang.

Warna hijab sebaiknya tetap selaras dengan makeup dan busana yang dikenakan. Jika makeup cenderung natural, warna hijab yang terlalu bold bisa terlihat kurang menyatu.

Memilih hijab sesuai undertone bukan hanya membuat wajah lebih cerah, tetapi juga membantu penampilan terlihat lebih matang dan percaya diri tanpa perlu makeup berlebihan. Dengan memahami rona dasar kulit, kamu bisa tampil lebih maksimal dalam berbagai kesempatan.

Editor : Tia Lalita Novitri
#undertone #warm undertone #makeup #cool undertone #tips memilih hijab #netral #outfit