Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Kulit Glowing dan Berminyak

Tia Lalita Novitri • Kamis, 5 Februari 2026 | 19:00 WIB
MERONA: Kulit yang glowing tidak mengkilap berlebihan, warnanya pun lebih merona. (Foto: Freepik)
MERONA: Kulit yang glowing tidak mengkilap berlebihan, warnanya pun lebih merona. (Foto: Freepik)

RADAR BANJARMASIN - Sekilas kulit glowing dan berminyak sama-sama tampak mengilap. Tapi jangan sampai tertipu, kilau sehat dan minyak berlebih itu beda jauh.

Supaya tidak salah merawat kulit, ini beberapa tips mudah untuk membedakannya.

Kulit glowing memiliki kilau yang tampak alami dan merata di seluruh permukaan wajah. Cahaya yang memantul terlihat lembut dan memberi kesan kulit sehat, segar, serta terawat.

Berbeda dengan kulit berminyak, kilap biasanya hanya muncul di area tertentu seperti dahi, hidung, dan dagu. Kilau ini cenderung terlihat berlebihan dan membuat wajah tampak licin, bukan bercahaya.

Saat disentuh, kulit glowing terasa lembap, kenyal, dan halus, tanpa meninggalkan rasa lengket di jari. Kondisi ini menandakan keseimbangan kadar air dan minyak pada kulit terjaga dengan baik.

Sementara itu, kulit berminyak akan terasa licin dan lengket, terutama beberapa jam setelah mencuci wajah atau beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga: Tak Sekadar Cantik, Masker Alami Ini Menenangkan Kulit dan Pikiran

Pada kulit glowing, pori-pori umumnya tampak lebih kecil dan tidak terlalu menonjol karena kulit terhidrasi dengan baik. Tekstur wajah terlihat lebih rata dan halus saat terkena cahaya.

Sebaliknya, kulit berminyak sering memiliki pori-pori yang tampak besar dan jelas, terutama di area hidung dan pipi bagian dalam, akibat produksi minyak yang berlebih.

Makeup pada kulit glowing biasanya menempel dengan baik dan menyatu secara natural dengan kulit. Hasil riasan tampak fresh lebih lama tanpa perlu banyak touch-up. Pada kulit berminyak, makeup cenderung lebih cepat bergeser, luntur, atau terlihat patchy karena bercampur dengan minyak yang terus diproduksi sepanjang hari.

Kulit glowing tetap terlihat sehat dan bercahaya meskipun digunakan beraktivitas seharian. Wajah tidak tampak kusam meski tanpa tambahan bedak.

Sebaliknya, kulit berminyak biasanya semakin mengilap seiring waktu, terasa berat, dan tampak kusam saat minyak bercampur dengan debu, keringat, serta sisa makeup.

Setelah mencuci wajah, kulit glowing akan terasa nyaman, lembap, dan tidak tertarik. Kondisi ini menunjukkan skin barrier bekerja dengan baik.

Pada kulit berminyak, wajah sering kembali terasa licin dalam waktu singkat setelah dibersihkan, bahkan bisa memunculkan kilap berlebih hanya dalam satu hingga dua jam.

Kulit berminyak lebih rentan mengalami komedo dan jerawat karena minyak berlebih mudah bercampur dengan kotoran dan sel kulit mati.

Jika tidak dibersihkan dengan tepat, pori-pori bisa tersumbat. Sementara itu, kulit glowing yang sehat cenderung memiliki jumlah komedo lebih sedikit karena keseimbangan minyak dan hidrasi kulit terjaga.

Editor : Tia Lalita Novitri
#pori-pori #berminyak #kulit sehat #mengkilap #kelembapan #Glowing #jerawat #hidrasi #komedo #kulit kering #skincare