FASILITAS: Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten HSU, yang menyimpan banyak foto Kota Amuntai tempo dulu. | FOTO: Akbar/Radar BanjarmasinKabupaten Hulu Sungai Utara beribukota Amuntai, salah satu wilayah tertua di Provinsi Kalimantan Selatan. Tahun 2023 ini, Kabupaten HSU berusia 71 tahun.
Namun diketahui, kota ini sudah mulai dikenal sejak abad ke 16, di mana terdapat salah satu kerajaan Hindu tertua di Pulau Kalimantan, yakni Kerajaan Negara Dipa.
Bahkan, tahun 1953 Presiden RI pertama juga pernah berkunjung ke daerah ini, dalam rangka kunjungan kenegaraan menghadiri rapat samudra yang digelar di Lapangan Pahlawan Amuntai, saat itu.
Berikut jejak hitam putih Amoentai Tempo Doeloe yang bersumber dari arsip daerah di Dinas Perpustakaan HSU dan dirangkum Banua Pedia Radar Banjarmasin. (mar)
Photo KUNJUNGAN KENEGARAAN: Presiden RI Pertama Ir Soekarno, berada di Alabio, kini Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Putra sang fajar tersebut datang menghadiri Rapat Samudra di Kota Amuntai pada tanggal 25 Januari tahun 1953. Terlihat warga saat itu, bersukacita menyambut tokoh proklamasi tersebut. | Foto: Arsip Disput HSU/Foto Ulang Akbar/Radar Banjarmasin
Photo MAKAM: Makam warga Belanda yang tinggal kenangan diperkirakan berada di Kelurahan Antasari yang saat ini berdiri bangunan Kompleks Ruko Ma'arif di Jalan Abdul Aziz, di Kecamatan Amuntai Tengah.
Photo MASJID TUA: Masjid Jami Babirik atau Masjid At-Taqwa di Kecamatan Babirik sudah berdiri sejak tahun 1930. Masjid yang berada di tepi Sungai Babirik ini, merupakan salah satu masjid tertua dan memiliki nilai sejarah. Foto masjid jami ini diabadikan pada tanggal 8 Juli 1952, foto ini salah satu koleksi yang masih awet dimiliki Bidang Arsip Dinas Perpustakaan HSU. | Foto ulang: Akbar Radar Banjarmasin
Photo PASAR: Suasana Pasar Amuntai tempo dulu ramai warga dan masih banyak warga menggunakan jukung dalam berpindah dan berdagang di tepi Sungai Balangan dan Negara di Kota Amuntai.Kini pasar tersebut berada di Kelurahan Antasari dan Desa Hulu Pasar, Kecamatan Amuntai Tengah.
Photo PONPES TUA: Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai, merupakan salah satu ponpes tertua di Provinsi Kalsel bahkan di Pulau Kalimantan. Foto ini merupakan foto peringatan setengah abad Ponpes Rakha Amuntai, pada tahun 1972. Pondok ini berada di Desa Pakapuran Kecamatan Amuntai Utara, Jalan Poros Amuntai-Tanjung. Kini pondok tersebut tumbuh menjadi pusat pembelajaran agama Islam dan pada tahun 2022 lalu, ponpes ini sudah memasuki usia 1 Abad. | Foto Ulang: Akbar/Radar Banjarmasin
Photo SIKAP SIAP: Terlihat anggota Polres Hulu Sungai Utara, saat melaksanakan apel di depan Markas Polres HSU, kini berada di Jalan Muhajirin No.2, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kota Amuntai. Diperkirakan foto ini diabadikan sekitar tahun 1970 an. (Foto ulang: Akbar Radar Banjarmasin)
Photo KENANGAN: Tugu Alabio di Kecamatan Sungai Pandan diperkirakan tahun 1975, tampak orang tua, anak remaja dan anak-anak berpose pada tugu Alabio yang dipagari kayu saat itu. Sejak tahun 2022 lalu, tugu yang berada di Jalan Kesatuan Desa Sungai Pandan tersebut, telah melalui proses renovasi dan menjadi tugu Alabio yang baru dengan desain itik Alabio, yang merupakan unggas plasma nutfah asal Kabupaten HSU. | Foto ulang: Akbar Radar Banjarmasin
Photo UPACARA: Anggota Pramuka Kabupaten Hulu Sungai Utara, saat mengikuti upacara gabungan di Bundaran Tugu Amuntai. Kini tugu sudah hilang dan diganti dengan bundaran air mancur. Bundaran saat ini berada di Jalan Ahmad Yani dan Norma Umar Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah. Bundaran ini juga kerap menjadi pusat anak muda penghobi otomotif untuk nongkrong sore dan malam di Kota Amuntai. (Foto ulang: Akbar Radar Banjarmasin)
Photo EKSIS: Terlihat siswa SD Kuripan Amuntai saat itu, berfoto dengan guru di depan sekolah, foto ini diperkirakan diambil kurun waktu 1960 an. Kini SD Kuripan menjelma menjadi SD Murung Sari di Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah. Editor : Arief