Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banjir Pengayuan Belum Surut, 49 Rumah Warga Terendam

Sheilla Farazela • Selasa, 30 Desember 2025 | 16:35 WIB

MENINJAU: Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby meninjau langsung lokasi kebanjiran.
MENINJAU: Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby meninjau langsung lokasi kebanjiran.
BANJARBARU — Banjir masih merendam permukiman warga di Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, hingga Selasa (30/12/2025).

Genangan ini dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Banjarbaru sejak akhir pekan, diperparah banjir kiriman dari wilayah hulu.

Pantauan di RT 01 Gang Mufakat menunjukkan air menggenangi rumah warga dengan ketinggian bervariasi.

Baca Juga: Banjir Kurau Belum Surut, Separuh Rumah Warga Terendam

Ketua RT 01 Pengayuan Syahla Masran mengatakan wilayahnya kerap terdampak saat hujan deras di kawasan Cempaka. “Kalau hujan besar di Cempaka, di sini pasti kena. Air sungai cepat meluap,” ujarnya.

Warga setempat Masran menyebut banjir sudah menjadi kondisi yang berulang bagi permukiman bantaran sungai. Meski terbiasa, warga berharap ada solusi jangka panjang. “Rumah kami dekat sungai. Kami ingin penanganan permanen, bukan sementara,” katanya.

Di RT 01, sedikitnya 10 rumah terendam akibat luapan aliran sungai di sisi permukiman. Rumah-rumah dengan elevasi lebih rendah dari badan jalan menjadi yang paling terdampak. Akses gang ikut tergenang, membuat sebagian warga membatasi aktivitas, terutama pada malam hari.

Baca Juga: PKB Banjarmasin Rp95 Miliar, Target Opsen 2025 Tercapai

Kondisi lebih parah terjadi di RT 02 Pengayuan. Ketua RT 02 Hendra melaporkan 39 rumah terdampak, dengan ketinggian air mencapai 35 sentimeter di titik terendah. “Banjir kiriman ini sudah lebih dari tiga hari,” ungkapnya.

Secara geografis, Pengayuan berada di jalur limpasan air karena bersebelahan dengan jalan poros Banjarbaru–Bati-bati menuju Kabupaten Tanah Laut. Setiap kali Kelurahan Sungai Tiung dan Bangkal di Kecamatan Cempaka dilanda banjir, aliran air mengarah ke kawasan ini.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan langkah awal. Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby meninjau langsung lokasi pada Senin (29/12) sekitar pukul 22.00 Wita, didampingi Ketua TP PKK Riyandi Hidayat dan jajaran.

Baca Juga: Tebing Tinggi Dilanda Banjir Bandang, Anggota DPRD Balangan Dorong Penanganan Segera Dilakukan

Dalam peninjauan malam hari itu, wali kota menyusuri gang permukiman yang tergenang dan berdialog dengan warga untuk memastikan kondisi riil di lapangan. Pemkot juga menyalurkan bantuan logistik sebagai penanganan awal.

Pemkot Banjarbaru menyatakan pemantauan berlanjut dan koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan untuk penanganan darurat serta antisipasi jangka menengah, khususnya di permukiman bantaran sungai yang menjadi titik rawan banjir berulang. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#Pemkot Banjarbaru #banjir Pengayuan Banjarbaru #Landasan Ulin Selatan tergenang #banjir kiriman Cempaka #banjir Liang Anggang