KANDANGAN - Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS) dimeriahkan dengan kegiatan Napak Tilas Telusur Jejak Pahlawan (NTJP) yang berlangsung sukses pada 12 hingga 14 Desember 2025.
Digagas oleh Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Kab. HSS, acara ini diikuti oleh ratusan pelajar dan organisasi kepemudaan dengan tujuan utama menghidupkan kembali semangat perjuangan, menanamkan rasa cinta tanah air, dan memperkuat persatuan di kalangan generasi muda HSS.
Ketua DHC 45 HSS, Syamsuri Arsyad, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki misi penting.
"Kita tentu ingin menyampaikan informasi kepada para peserta bahwa di Kalimantan, Kalimantan Selatan, khususnya di Hulu Sungai Selatan, itu adalah basis perjuangan Bapak Gubernur Tentara ALRI Divisi Empat Pertahanan Kalimantan. Dan kita juga ingin mewariskan nilai-nilai kejuangan itu, dan semangat itu," ujar Syamsuri.
Pelaksanaan NTJP dirancang secara detail untuk memperkenalkan peserta secara langsung pada rute dan lokasi bersejarah:
- Jumat, 12 Desember (Malam Pertama): Perjalanan diawali dengan Pawai Obor Perjuangan. Ratusan peserta mengawali langkah dari Lapangan Lambung Mangkurat, bergerak menuju titik penting pertama, yaitu Rumah Juang Karang Jawa.
- Sabtu, 13 Desember (Hari Kedua): Perjalanan dilanjutkan menyusuri rute panjang menuju Desa Malutu.
Selama perjalanan, peserta singgah di berbagai situs dan monumen sejarah yang tersebar di sepanjang jalur untuk mengenang dan memahami kisah di balik setiap lokasi.
- Minggu, 14 Desember (Hari Ketiga & Penutup): Hari terakhir, peserta bergerak menuju Tugu Munggu Raya dan melanjutkan ziarah ke Makam Daeng Ladjida.
Napak tilas ini ditutup kembali di Lapangan Lambung Mangkurat dengan upacara penutupan resmi.
Syamsuri Arsyad menambahkan, kegiatan yang bertema Telusur Jejak Pahlawan ini sangat efektif memperkenalkan situs-situs bersejarah kepada peserta, terutama bagi mereka yang baru pertama kali ikut.
Ia menyebutkan banyak peserta baru yang merasa terkesan dan mendapatkan pengalaman luar biasa setelah mendengar cerita-cerita kejuangan dan mengunjungi situs-situs tersebut, seperti tugu-tugu perjuangan, rumah-rumah perjuangan, serta makam para pejuang.
Melalui kegiatan yang sarat makna ini, para peserta diharapkan dapat menyerap semangat juang para pendahulu, memupuk rasa bangga terhadap sejarah daerah, dan membawa nilai-nilai kepahlawanan sebagai bekal bagi masa depan bangsa.
Editor : Arif Subekti