Air setinggi pinggang orang dewasa menutup badan jalan. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terjebak, arus lalu lintas pun tersendat. Pengendara yang tidak bisa melintas terpaksa putar balik.
Video kondisi banjir cepat beredar di media sosial. Bahkan muncul narasi adanya longsor di lokasi jalan yang diperkirakan berada sekitar 160 kilometer dari Batulicin tersebut, atau setelah kawasan Gunung Papua.
Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, menegaskan kabar longsor tidak benar. Menurutnya, yang terjadi murni banjir dan baru pertama kali terjadi di ruas tersebut.
“Itu bukan longsor. Ini banjir yang sebelumnya belum pernah terjadi. Kami akan melihat penyebabnya dulu, baru dilakukan tindakan selanjutnya,” ujarnya, Kamis (11/9) siang
Pihaknya, lanjut Yasin, langsung melakukan langkah darurat dengan membuat saluran pembuangan air ke titik terendah.
“Dan Alhamdulillah, Kamis siang kondisi jalan sudah normal kembali setelah air dialirkan ke pembuangan,” tambahnya.
Diketahui sebelumnya, titik jalan yang tergenang banjir tersebut tersebut kerap dilaporkan rawan kecelakaan karena geometri jalan yang berbahaya.
Saat ini, proyek pelebaran jalan sedang dikerjakan untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
Editor : Sutrisno