KOTABARU - Eda Steven Lalung, Panglima Bangkirayen yang sempat viral menantang Pesulap Merah, hadir di Objek Wisata Siring Laut Kotabaru menggelar pengobatan tradisional Dayak Maanyan, Kamis (15/5/2025).
Dari pantauan Radar Banjarmasin di lapangan, masyarakat cukup antusias berdatangan ke Siring Laut untuk mendapatkan pengobatan tradisional khas Dayak tersebut. Mulai dari masyarakat umum, ASN, sampai dengan Ketua Komisi ll DPRD Kotabaru, Abu Suwandi.
Steven tidak sendiri, ia bersama timnya yang bersedia mengobati berbagai macam keluhan penyakit. Diantaranya, stroke, syaraf terjepit, sakit pinggang, sakit kepala, terkilir, sakit lutut hingga non medis seperti gangguan yang datang dari alam maupun jin.
Dijelaskannya, bahwa pengobatan ini merupakan warisan dari nenek moyang Steven, yakni Dayak Manyan yang sudah turun temurun. “Kalau pengobatan seperti ini sudah lima tahun saya berkeliling Indonesia, dari Aceh sampai Papua,” ujarnya.
Namun, dibalik pengobatan tradisional ini, ada yang sulit disembuhkan. Yakni, penyakit berupa gangguan hal gaib, seperti santet yang kebanyakan merupakan kesalahan sendiri. “Kalau pada dasarnya itu akibat kesalahannya sendiri yang berdosa ke orang agak susah diobatinya,” ungkapnya.
Steven juga menegaskan tidak pernah menarik harga tertentu dalam praktik pengobatan tradisional yang dilakukannya. Jadi, pasien hanya bayar seikhlasnya dengan cara menaruh uang ke wadah yang sudah disediakan.
“Kami orang Dayak pantang pasang tarif kalau memberikan pengobatan. Yang penting kami bisa membantu dan jangan sampai ada yang merasa berat dan memberatkan, karena ini merupakan ilmu warisan dari nenek moyang kami,” tegasnya.
Menanggapi itu, Abu Suwandi yang juga merupakan Anggota DPRD Kotabaru sangat senang pengobatan tradisional Dayak ini ada di Kotabaru. “Saya saksikan sendiri. Tadi malam, keluarga saya yang patah tulang karena mengalami kecelakaan mobil, kini kondisinya membaik setelah diobati Steven,” syukurnya.
Editor : Fauzan Ridhani