BANJARMASIN - Kematian berton-ton ikan bawal di Sungai Martapura, Banua Anyar, mengundang perhatian Polri.
Polsek Banjarmasin Timur menyalurkan bantuan seribu ekor bibit ikan nila untuk mengurangi kerugian para pemilik keramba.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi melalui Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Syuaib Abdullah mengatakan, bantuan itu untuk memotivasi para pembudidaya ikan air tawar di Banua Anyar supaya kembali bangkit.
"Tujuan lain untuk mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto," kata Syuaib, Selasa (17/12).
Dia juga mengajak pemilik keramba untuk menjaga ekosistem sungai sebagai tempat yang selama ini menghidupi mereka.
"Semoga musibah seperti itu tidak terulang lagi di masa mendatang," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, ribuan ekor ikan bawal mati mendadak pada Jumat (13/12). Musibah itu menimpa tujuh kelompok tani. Kerugian ditaksir hampir Rp1 miliar.
Dari hasil uji kualitas air oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan, akhirnya terungkap penyebab kematian massal tersebut.
Kadar oksigen dalam air Sungai Martapura mendadak turun drastis, membuat ikan-ikan itu tercekik. Kasus ini juga pernah terjadi beberapa tahun silam di Banjarmasin.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief